Manajemen Allah dalam Mengatur Alam: Analogi Profesionalisme Malaikat

Avatar

- Redaksi

Minggu, 21 September 2025 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendahuluan

Manajemen pada hakikatnya adalah proses mengelola, menata, serta mengarahkan sumber daya untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam perspektif Islam, konsep ini sejatinya telah dicontohkan oleh Allah SWT melalui keteraturan ciptaan-Nya. Al-Qur’an menegaskan bahwa seluruh makhluk berjalan dalam ketetapan yang pasti dan penuh hikmah (QS. Al-Qamar: 49).

Pengaturan bumi dan alam semesta tidak berlangsung secara acak, melainkan melalui sistem yang rapi dengan perantara para malaikat. Mereka adalah figur ketaatan dan profesionalisme, menjalankan setiap amanah tanpa cela. Gambaran ini menjadi teladan bagi manusia dalam mengelola organisasi maupun lembaga.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prinsip Manajemen Ilahi

Allah SWT menetapkan hukum keteraturan kosmos dengan sempurna: peredaran matahari, rotasi bumi, pergantian siang-malam, hingga siklus kehidupan. Semua tunduk pada aturan yang pasti sebagaimana ditegaskan dalam QS. Yasin: 38–40. Dalam bahasa manajemen, hal ini menunjukkan adanya perencanaan yang matang, pengorganisasian yang sistematis, pelaksanaan yang tepat, serta pengawasan yang menyeluruh.

Sejak awal penciptaan, Allah telah menetapkan takdir lalu menugaskan malaikat sesuai bidangnya. Mereka bekerja penuh disiplin, tanpa penundaan dan tanpa kesalahan, karena Allah Maha Mengetahui setiap amal perbuatan makhluk-Nya.

Profesionalisme Malaikat sebagai Cerminan Manajemen

Setiap malaikat memiliki tugas yang jelas:
Jibril menyampaikan wahyu,
Mikail mengatur rezeki,
Israfil meniup sangkakala,
Izrail mencabut nyawa,
Raqib dan Atid mencatat amal,
Malik menjaga neraka,
Ridwan menjaga surga.

Tidak ada yang bertukar peran atau lalai menjalankan amanah, sebab tugas mereka telah ditetapkan dengan tegas. Hal ini sejalan dengan prinsip manajemen modern: spesialisasi, kedisiplinan, dan kepatuhan.

Firman Allah dalam QS. At-Tahrim: 6 menegaskan bahwa para malaikat tidak pernah mendurhakai Allah, dan selalu melaksanakan perintah-Nya dengan penuh ketaatan. Analogi ini memberi pelajaran bagi manusia: jika setiap anggota organisasi melaksanakan tugas sesuai kompetensi dengan disiplin dan tanggung jawab, maka sistem akan berjalan efektif sebagaimana tugas para malaikat.

Baca Juga  SPRI Akan hadir, Sebagai mitra Pemda, TNI, Polri' Di kab Batang Hari

Implikasi bagi Kehidupan Manusia

Manajemen Allah melalui perantara malaikat mengajarkan beberapa prinsip utama bagi manusia:

1. Pembagian tugas yang jelas agar tidak terjadi tumpang tindih.

2. Profesionalisme dalam melaksanakan amanah.

3. Disiplin dan kepatuhan sebagai syarat tercapainya tujuan.

4. Pengawasan yang ketat, sehingga sistem berjalan sesuai rencana.

Dalam dunia pendidikan, misalnya, rektor, kepala sekolah, dosen, guru, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan siswa memiliki peran yang berbeda. Bila seluruh pihak bekerja sesuai tugas dengan etos kerja seperti malaikat, maka terciptalah lembaga pendidikan yang unggul, berkualitas, dan bernilai Islami.

Kesimpulan
Manajemen Allah terhadap bumi dan alam raya menunjukkan keteraturan serta kesempurnaan sistem. Malaikat sebagai pelaksana perintah-Nya menjadi teladan dalam hal profesionalisme, kedisiplinan, dan ketaatan. Dari sinilah manusia dapat mengambil pelajaran penting untuk mengelola organisasi atau lembaga dengan menjadikan nilai-nilai manajemen Ilahi sebagai inspirasi, sehingga setiap amanah dapat dijalankan secara efektif dan sesuai dengan prinsip Islam.

Penulis:
Dosen Tetap Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam
Universitas Islam Batanghari – Jambi

 

Tinggalkan Komentar Anda Disini

Berita Terkait

Perkuat Keamanan, Lapas Kelas IIB Muara Bulian Gelar Razia Malam Dipimpin Kabid PK Kanwil Ditjenpas Jambi
Hadapi Transisi KUHP–KUHAP Baru, Lapas Kelas IIB Muara Bulian Ikuti Zoom Strategis Ditjen
Lapas kelas IIB Muara Bulian Ikuti Apel Perdana Kemenimipas 2026, Tegaskan Komitmen Kinerja dan Integritas
Lapas Kelas IIB Muara Bulian Gelar Rapat Internal Awal Tahun 2026, Perkuat Kinerja dan Disiplin Pegawai
SAMBUT TAHUN 2026, LAPAS KELAS IIB MUARA BULIAN GELAR KERJA BAKTI BERSAMA WARGA BINAAN
Kalapas Muara Bulian Berikan Penguatan Penggunaan BRIZZI dan Kamtib Jelang Nataru 2026
Safari Dakwah Habib Ahmad Al Habsyi Sentuh Hati Warga Binaan Lapas Muara Bulian
Lapas Kelas IIB Muara Bulian Optimalkan Pengadaan Bahan Makanan melalui e-Purchasing Tahun 2026
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 12:02 WIB

Perkuat Keamanan, Lapas Kelas IIB Muara Bulian Gelar Razia Malam Dipimpin Kabid PK Kanwil Ditjenpas Jambi

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:29 WIB

Hadapi Transisi KUHP–KUHAP Baru, Lapas Kelas IIB Muara Bulian Ikuti Zoom Strategis Ditjen

Senin, 5 Januari 2026 - 16:12 WIB

Lapas kelas IIB Muara Bulian Ikuti Apel Perdana Kemenimipas 2026, Tegaskan Komitmen Kinerja dan Integritas

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:18 WIB

SAMBUT TAHUN 2026, LAPAS KELAS IIB MUARA BULIAN GELAR KERJA BAKTI BERSAMA WARGA BINAAN

Rabu, 24 Desember 2025 - 09:45 WIB

Kalapas Muara Bulian Berikan Penguatan Penggunaan BRIZZI dan Kamtib Jelang Nataru 2026

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:25 WIB

Safari Dakwah Habib Ahmad Al Habsyi Sentuh Hati Warga Binaan Lapas Muara Bulian

Senin, 22 Desember 2025 - 14:34 WIB

Lapas Kelas IIB Muara Bulian Optimalkan Pengadaan Bahan Makanan melalui e-Purchasing Tahun 2026

Senin, 22 Desember 2025 - 13:43 WIB

Hadapi Nataru 2026, Lapas Muara Bulian Gelar Apel Kesiapsiagaan Libatkan Lintas Instansi

Berita Terbaru