Ada Apa dengan Portal Belakang Pasar Dinas Perhubungan Kabupaten Batang Hari? Sudah Ada Portal, Kok Sopir Truk Bilang Sering Lewat?
Batang Hari -Matajurnalis.co.id Sebuah insiden kembali terjadi di kawasan portal milik Dinas Perhubungan Kabupaten Batang Hari yang berada di Jalan AMD, belakang Pasar Kramat Tinggi, Sridadi. Portal tersebut kembali memakan korban setelah menimpa seorang ibu pengendara sepeda motor, Jumat (03/10).
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600px SCROLL TO RESUME CONTENT
Peristiwa nahas itu disaksikan langsung oleh Ketua LCKI Kabupaten Batang Hari, Yernawita, S.H., yang kebetulan melintas bersama tim dari arah Pal 5 Tembesi menuju Muara Bulian.
Menurut keterangan Yernawita, saat melintasi kawasan tersebut, terlihat sebuah truk bermuatan enam roda dengan nomor polisi BB 8040 ND melewati portal. Namun, anehnya tidak tampak adanya petugas Dishub yang mengatur lalu lintas di lokasi. Tiba-tiba bagian atas bak truk menyenggol portal hingga roboh.
“Portal itu langsung jatuh dan menimpa seorang ibu pengendara motor yang kebetulan sedang melintas. Korban langsung terjatuh dan bersimbah darah akibat tertimpa di bagian kepala dan dada,” ungkap Yernawita.
Tanpa berpikir panjang, tim LCKI dan sejumlah warga yang berada di lokasi langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke RSUD Hamba Muara Bulian untuk mendapatkan perawatan medis.
Yernawita menyayangkan adanya dugaan praktik pungutan liar (pungli) di sekitar portal yang seharusnya dijaga dengan baik. Ia menilai, kelalaian petugas di lapangan dapat memicu kecelakaan fatal dan hampir saja merenggut nyawa pengguna jalan.
“Kami minta pihak berwenang segera melakukan evaluasi terhadap keberadaan portal ini. Jika fungsinya belum jelas, sebaiknya Kepala Dinas Perhubungan Batang Hari memberikan penjelasan yang dapat diterima masyarakat. Jangan sampai ada korban lagi,” tegasnya.
Sementara itu, sopir truk yang terlibat dalam insiden tersebut, Yusro Damanik, mengaku dirinya sering melintas di portal tersebut tanpa pernah diberhentikan oleh petugas Dishub.
“Saya sudah sering lewat di portal itu, ini sudah yang keenam kali. Bulan ini saja sudah tiga kali lewat, dan tidak pernah ada yang stop,” ungkap Yusro.
Pernyataan tersebut memperkuat dugaan bahwa portal Dishub di belakang Pasar Kramat Tinggi tidak memiliki fungsi yang jelas, atau bahkan berpotensi hanya dijadikan sarana pungutan liar (pungli) oleh oknum tertentu di lingkungan Dinas Perhubungan Kabupaten Batang Hari.
Hingga berita ini diturunkan, tim LCKI dan sejumlah saksi masih menunggu kehadiran pihak kepolisian untuk mengevakuasi unit kendaraan truk dan sepeda motor korban ke Mako Polres Batang Hari.
Adapun truk dengan nomor polisi BB 8040 ND yang terlibat dalam insiden tersebut kini telah diamankan di Jalan Pramuka, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, Jambi, untuk proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwajib.
Insiden ini menjadi pengingat bagi semua pihak agar pengawasan di titik-titik rawan seperti portal Dishub dilakukan secara serius, transparan, dan bertanggung jawab.(TIM)






