WBP Lapas Muara Bulian Ikuti Ibadah Online Nasrani, Perkuat Iman Sambut Paskah
Muara Bulian- Matajurnalis.co.id Rabu 1 April 2026 — Suasana khidmat dan penuh makna terasa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Bulian saat warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang beragama Nasrani mengikuti kegiatan ibadah online, Rabu (01/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gereja Oikumene Lapas ini dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dengan diikuti oleh 10 orang WBP. Ibadah turut didampingi oleh 1 orang staf Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan (Bimkemas) serta 1 orang peserta magang.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600px SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksanaan kegiatan berjalan tertib dengan pengawalan dari petugas, di mana proses pengeluaran WBP untuk mengikuti ibadah dikoordinasikan oleh Kasubsi Registrasi dan Bimkemas, Juliman, bersama Komandan Regu, Nori Saputera.
Ibadah diawali dengan doa pembuka, dilanjutkan dengan nyanyian rohani yang menambah suasana penuh penghayatan. Kegiatan inti diisi dengan khotbah oleh Filipus yang mengangkat tema “Menyambut Paskah”, memberikan pesan mendalam tentang pengharapan, pertobatan, dan kehidupan yang lebih baik.
Setelah khotbah, kegiatan ditutup dengan doa syafaat bersama serta doa penutup.
Kepala Lapas Kelas IIB Muara Bulian melalui laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif bagi warga binaan. Selain memperkuat keimanan, ibadah rutin juga menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual agar WBP mampu menjalani masa pidana dengan sikap yang lebih baik dan penuh kesadaran.
“Melalui kegiatan ini, warga binaan diharapkan semakin mendekatkan diri kepada Tuhan serta mampu menunjukkan perubahan perilaku yang positif dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Secara keseluruhan, kegiatan ibadah online Nasrani ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta menjadi bagian penting dalam program pembinaan kepribadian di dalam Lapas.
Dengan adanya kegiatan keagamaan yang berkelanjutan, Lapas Muara Bulian terus berkomitmen menciptakan lingkungan pembinaan yang humanis, religius, dan berorientasi pada perubahan ke arah yang lebih baik bagi seluruh warga binaan.(WIT)




