Foto : Ilustrasi
MATAJURNALIS.CO.ID, BATANGHARI – Nama jurnalis di wilayah Kabupaten Batanghari berinisial EK menjadi sorotan tajam dalam kasus pengamanan lima unit truk bermuatan batu bara di lingkungan Polres Batanghari.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600px SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan pemberitaan yang dilansir media harimausangkilan.com, oknum yang diduga bertugas di Polsek Muara Tembesi berinisial HM secara tegas mencatut nama oknum wartawan EK sebagai alasan untuk melakukan pengawalan konvoi kendaraan tersebut.
Hal ini semakin diperkuat dari hasil investigasi dan wawancara eksklusif dengan salah satu supir truk yang diamankan. Ia membenarkan bahwa kelima unit kendaraan pengangkut batu bara itu bergerak di bawah pengawalan oknum HM.
” Kami di kawal inisial HM bang, ” Ujar supir saat du tanya awak media
Pernyataan itu juga ditegaskan kembali oleh sumber lain yang enggan menyebutkan identitasnya demi keamanan, yang membenarkan bahwa pengawalan terhadap kelima truk tersebut memang dilakukan oleh oknum HM.
Di sisi lain, temuan serius lainnya adalah muatan batu bara yang diangkut diduga tidak memiliki Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang sah.
Sesuai peraturan, pengangkutan bahan tambang tanpa RKAB yang disahkan merupakan tindakan yang melanggar hukum.
Saat ini kelima unit mobil tronton tersebut sudah diamankan di halaman Polres Batanghari untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan penyalahgunaan wewenang maupun pencatutan nama wartawan dalam kasus ini. (Red)






