Dukung Penegak Hukum, Lembaga Masyarakat Dan Insan Pers Akan Gelar Aksi Damai Di Polres Batanghari

Avatar

- Redaksi

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Istimewa

 

MATAJURNALIS.CO.ID, BATANG HARI — Menyikapi kasus dugaan penyalahgunaan wewenang dan tindakan intimidasi terhadap wartawan, sejumlah elemen masyarakat dan insan pers di Kabupaten Batang Hari berencana menggelar aksi damai. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada rabu, 24 Juli 2026, bertempat di halaman kantor Polres Batang Hari.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Aksi ini diinisiasi dan diikuti oleh Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI), KOMPEJ, LMPI, GETAR, serta para insan pers yang bertugas di wilayah Batang Hari. Kehadiran mereka bertujuan untuk mendesak proses hukum berjalan secara adil, transparan, dan tanpa pandang bulu.

 

 

 

Aksi ini bermula dari pengungkapan kasus pengangkutan batu bara diduga ilegal yang terjadi pada Selasa malam (16 Juni 2026). Saat itu, empat unit tronton bermuatan batu bara yang melebihi batas ketentuan (overloading) diamankan warga. Kendaraan tersebut diduga dikawal oleh oknum anggota Polsek Muara Tembesi berinisial HM.

 

Pengungkapan kasus tersebut justru diikuti dengan tindakan intimidasi serius. Wartawan bernama Darwin itu menerima ancaman nyawa melalui telepon, di mana ia diancam akan ditembak beserta rekan-rekannya. Ancaman tersebut bahkan terdengar oleh istri dan anaknya, sehingga menimbulkan rasa takut dan tidak aman bagi keluarganya.

 

Merespons hal itu, Darwin telah melaporkan peristiwa tersebut ke Bidang Propam Polda Jambi. Namun, hingga saat ini masyarakat dan insan pers masih menunggu kejelasan tindak lanjut dari laporan tersebut.

 

 

 

Poin-Poin Tuntutan yang Disampaikan

 

Dalam pernyataan sikap yang disiapkan, para peserta aksi menyampaikan sejumlah tuntutan tegas, antara lain:

 

1. Usut tuntas dugaan keterlibatan oknum HM dalam memberikan pengawalan dan perlindungan bagi angkutan batu bara yang melanggar aturan lalu lintas serta ketentuan pertambangan.

 

2. Proses secara disiplin dan hukum jika terbukti oknum tersebut menyalahgunakan wewenang dan jabatannya untuk kepentingan pribadi atau pihak tertentu.

 

3. Tindak lanjuti laporan ke Propam Polda Jambi terkait ancaman pembunuhan dan kata-kata kasar yang diterima wartawan Darwin, serta ungkap identitas pelaku secara jelas.

 

4. Jamin keamanan penuh bagi wartawan dan keluarganya agar dapat menjalankan tugas jurnalistik tanpa rasa takut, sesuai amanat UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

 

5. Umumkan hasil pemeriksaan secara terbuka mengenai status keempat tronton dan muatan batu bara yang masih ditahan di Satlantas Polres Batang Hari hingga kini.

 

6. Pastikan tidak ada lagi tekanan atau pembungkaman terhadap setiap pemberitaan yang mengungkap pelanggaran hukum di wilayah ini.

 

 

 

 

 

 

 

Koordinator gabungan elemen Yernawita SH Selaku Ketua LCKI Batanghari menegaskan bahwa aksi ini dilakukan sepenuhnya dengan cara damai, tertib, dan tetap menghormati ketertiban umum serta peraturan yang berlaku.

 

“Kami bukan menentang institusi kepolisian, justru kami mendukung agar Polri bersih dari oknum yang menyalahgunakan wewenang. Kami ingin keadilan ditegakkan, dan wartawan bebas melaporkan kebenaran tanpa diancam,” ujar ketua LCKI Batanghari.

 

Ia juga mengimbau seluruh peserta untuk tetap menjaga sikap, tidak melakukan tindakan anarkis, serta siap menerima penjelasan resmi dari pihak kepolisian jika diberikan kesempatan dialog.

 

 

Hingga berita ini disusun, keempat unit tronton bermuatan batu bara masih berada dalam pengawasan Satlantas Polres Batang Hari. Sementara itu, laporan intimidasi yang diajukan wartawan Darwin sedang dalam tahap pemeriksaan awal oleh Bidang Propam Polda Jambi.

 

Para peserta aksi berharap kehadiran mereka dapat mempercepat proses penanganan kasus dan memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Kabupaten Batang Hari.

 

 

Tim redaksi akan memantau secara langsung jalannya aksi damai pada tanggal 24 Juli 2026 serta menyampaikan tanggapan resmi dari pihak berwenang untuk menjaga keseimbangan informasi.

 

(Tim Redaksi Matajurnalis)

Berita Terkait

PT ACA Hadir di Sungai Rengas, Warga Berharap Lapangan Kerja dan Ekonomi Petani Sawit Meningkat
Dari Lapangan Hijau untuk Masyarakat, Muhammad Zinedine Zidane Dukung Pemuda dan UMKM Batang Hari
BANTAH DUGAAN PELANGGARAN IZIN PKS DI SUNGAI RENGAS, KABID PERIZINAN BATANG HARI: SEMUA SUDAH SESUAI REGULASI
H. Elpisina Hadiri Pengukuhan Pengurus PKB Batang Hari, Yernawita SH Dipercaya Jadi Salah Satu Wakil Ketua Periode 2026–2031
Warga Mersam Klaim Tanah Perkebunan PT IAA/ICA Masuk Ke Kelompok Tani Mersam Jaya
Sat Narkoba Polres Batanghari Gencar Laksanakan KRYD, 6 Terduga Pengedar Dan Pengguna Narkotika Diamankan
Dugaan Sengketa Lahan 450 Hektare di Batang Hari, Lahmudin Minta Kepastian Hukum dan Dorong Aksi Damai ke Kejati Jambi
Polres Batang Hari Gelar Operasi Sarang Narkoba di Lubuk Ruso, Sidak Lokasi yang Diduga Jadi Markas Peredaran Narkotika

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:27 WIB

PT ACA Hadir di Sungai Rengas, Warga Berharap Lapangan Kerja dan Ekonomi Petani Sawit Meningkat

Minggu, 1 November 2026 - 19:02 WIB

Dari Lapangan Hijau untuk Masyarakat, Muhammad Zinedine Zidane Dukung Pemuda dan UMKM Batang Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:58 WIB

BANTAH DUGAAN PELANGGARAN IZIN PKS DI SUNGAI RENGAS, KABID PERIZINAN BATANG HARI: SEMUA SUDAH SESUAI REGULASI

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Warga Mersam Klaim Tanah Perkebunan PT IAA/ICA Masuk Ke Kelompok Tani Mersam Jaya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Sat Narkoba Polres Batanghari Gencar Laksanakan KRYD, 6 Terduga Pengedar Dan Pengguna Narkotika Diamankan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Dugaan Sengketa Lahan 450 Hektare di Batang Hari, Lahmudin Minta Kepastian Hukum dan Dorong Aksi Damai ke Kejati Jambi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Polres Batang Hari Gelar Operasi Sarang Narkoba di Lubuk Ruso, Sidak Lokasi yang Diduga Jadi Markas Peredaran Narkotika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Angkutan Batu Bara Diduga Diputar Balik di Gerbang Tol Pijoan, Pengelola Beri Penjelasan

Berita Terbaru