Investigasi: Dinasti Baru di Balik Kabut Minyak Ilegal Jambi, Istri Sang “Raja” Diduga Ambil Alih Takhta

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Fotoh : Aktor Utama yang Masih DPO Polda Jambi 

MATAJURNALIS.CO.ID, JAMBI – Setahun sudah berlalu sejak Polda Jambi menerbitkan status Daftar Pencarian Orang (DPO) bagi Sitanggang, sosok yang dijuluki “Raja” illegal drilling. Namun, alih-alih meredup pasca hilangnya sang aktor utama, denyut nadi bisnis Ilegal Drilling di Jambi justru kian kencang. Ironisnya, tongkat estafet bisnis haram ini diduga kini digenggam oleh sang istri, berinisial S, yang bergerak lincah dari balik layar.

Penelusuran di lapangan mengungkap fakta mengejutkan. Sosok S bukan lagi sekadar pendamping, melainkan dirigen utama yang mengatur ritme aktivitas di dua zona merah: KM 33 dan KM 51.

Langkah S dan jaringannya menjadi tamparan keras bagi regulasi. Padahal, Menteri ESDM telah membuka ruang legalisasi melalui aturan Sumur Minyak Masyarakat. Namun, bagi para mafia, legalitas dianggap sebagai belenggu yang mengurangi margin keuntungan.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aktivitas di KM 33 dan 51 tetap berjalan seolah kebal hukum. Meskipun pimpinan tertingginya DPO, bisnis ini tidak mati. Sekarang sang istri yang memegang kendali penuh,” ungkap seorang sumber anonim yang memahami peta konflik di lapangan.
Para mafia ini secara terang-terangan menabrak aturan dengan tetap menjual minyak ke pasar gelap, mengabaikan skema bagi hasil resmi yang telah diatur pemerintah.

Kegagalan menangkap Sitanggang selama kurang lebih satu tahun terakhir menciptakan tanda tanya besar di benak publik. Apakah sang Raja terlalu licin, ataukah ada “benteng” yang melindunginya?
Harapan pada Pucuk Pimpinan Korps Bhayangkara
Kini, mata masyarakat tertuju tajam pada Kapolda Jambi. Publik menanti aksi nyata yang bukan sekadar seremonial penutupan sumur atau penangkapan pekerja kelas teri.
Ujian kredibilitas Polri ada pada dua hal, Menyeret Sitanggang kembali dari pelariannya dan memutus rantai komando baru yang diduga dipimpin oleh S. Jika dibiarkan, KM 33 dan KM 51 akan terus menjadi monumen kegagalan hukum sekaligus saksi bisu terkurasnya kekayaan negara secara ilegal.

Masyarakat Jambi menunggu, Kapan Polda Jambi menangkap istri  Sitanggang yang Mengkendali aktifitas ilegal drilling di provinsi jambi. (Tim)

Berita Terkait

Revitalisasi SDN 187/TERATAI Kabid Dikdas batang hari kroscek lapangan
PT ACA Hadir di Sungai Rengas, Warga Berharap Lapangan Kerja dan Ekonomi Petani Sawit Meningkat
Dari Lapangan Hijau untuk Masyarakat, Muhammad Zinedine Zidane Dukung Pemuda dan UMKM Batang Hari
BANTAH DUGAAN PELANGGARAN IZIN PKS DI SUNGAI RENGAS, KABID PERIZINAN BATANG HARI: SEMUA SUDAH SESUAI REGULASI
H. Elpisina Hadiri Pengukuhan Pengurus PKB Batang Hari, Yernawita SH Dipercaya Jadi Salah Satu Wakil Ketua Periode 2026–2031
Warga Mersam Klaim Tanah Perkebunan PT IAA/ICA Masuk Ke Kelompok Tani Mersam Jaya
Sat Narkoba Polres Batanghari Gencar Laksanakan KRYD, 6 Terduga Pengedar Dan Pengguna Narkotika Diamankan
Dugaan Sengketa Lahan 450 Hektare di Batang Hari, Lahmudin Minta Kepastian Hukum dan Dorong Aksi Damai ke Kejati Jambi

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:44 WIB

Revitalisasi SDN 187/TERATAI Kabid Dikdas batang hari kroscek lapangan

Senin, 2 November 2026 - 11:27 WIB

PT ACA Hadir di Sungai Rengas, Warga Berharap Lapangan Kerja dan Ekonomi Petani Sawit Meningkat

Minggu, 1 November 2026 - 19:02 WIB

Dari Lapangan Hijau untuk Masyarakat, Muhammad Zinedine Zidane Dukung Pemuda dan UMKM Batang Hari

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:14 WIB

H. Elpisina Hadiri Pengukuhan Pengurus PKB Batang Hari, Yernawita SH Dipercaya Jadi Salah Satu Wakil Ketua Periode 2026–2031

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Warga Mersam Klaim Tanah Perkebunan PT IAA/ICA Masuk Ke Kelompok Tani Mersam Jaya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Sat Narkoba Polres Batanghari Gencar Laksanakan KRYD, 6 Terduga Pengedar Dan Pengguna Narkotika Diamankan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Dugaan Sengketa Lahan 450 Hektare di Batang Hari, Lahmudin Minta Kepastian Hukum dan Dorong Aksi Damai ke Kejati Jambi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Polres Batang Hari Gelar Operasi Sarang Narkoba di Lubuk Ruso, Sidak Lokasi yang Diduga Jadi Markas Peredaran Narkotika

Berita Terbaru