Kebun Sitaan Kejaksaan Agung PT DMP Tetap Dipanen: Hasil Masuk Kantong Pribadi, Ketua BPD & Kapolsek Mersam Diduga Terlibat

Avatar

- Redaksi

Kamis, 10 September 2026 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Lokasi PT DMP Sitaan kejaksaan Agung Republik Indonesia

 

MATAJURNALIS.CO.ID, BATANG HARI – Kebun kelapa sawit milik PT DMP yang telah ditetapkan sebagai barang bukti disita oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia sejak tahun 2022 ternyata tidak berhenti dieksploitasi. Hingga kini, pemanenan terus berlangsung secara sengaja dan hasil panennya disinyalir mengalir ke kantong pribadi pihak-pihak yang tidak berwenang, bukan ke pengelolaan negara.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hasil penelusuran mendalam awak media, setiap harinya tercatat lima unit truk bermuatan buah kelapa sawit keluar-masuk kawasan perkebunan PT DMP yang berlokasi di Kecamatan Mersam, Kabupaten Batang Hari. Aktivitas ini berjalan terbuka dan terang-terangan, seolah-olah status penyitaan oleh lembaga hukum tertinggi itu tidak pernah ada.

Dari informasi yang dihimpun, terdapat pihak-pihak yang menguasai dan mengelola langsung lahan seluas Ratusan hektar tersebut. Dua nama yang muncul sebagai pengendali utama adalah RM, Ketua BPD Desa Tapak Sari, serta Andi, Kepala Tata Usaha (KTU) PT DMP.

Keduanya diduga mengatur seluruh jalannya operasional pemanenan, mulai dari penentuan jadwal pemotongan, pengangkutan, hingga penerimaan hasil penjualan buah.

Lebih memprihatinkan, aktivitas yang berpotensi pidana ini diduga kuat mendapat perlindungan dari oknum kepolisian sendiri. Nama yang disebut-sebut sebagai pelindung adalah MI, yang masih menjabat sebagai Kapolsek Mersam.

Seorang warga Desa Rantau Gedang yang meminta identitasnya dirahasiakan mengonfirmasi hal tersebut kepada awak media di lokasi kejadian, Kamis (10/9/2026).

“Lahan itu dikuasai oleh oknum BPD inisial RM dan di duga dilindungi penuh oleh oknum Polsek Mersam, Kapolseknya sendiri MI. Mereka yang mengatur, mereka yang menikmati hasilnya. Kami warga hanya bisa diam, takut ditegur atau ditindak. Padahal semua orang tahu tanah ini sudah disita Kejaksaan Agung sejak lama,” ungkap warga itu dengan nada cemas.

Aktivitas ini diketahui telah berlangsung dalam kurun waktu cukup lama dan terus berjalan hingga hari ini. Warga menilai aparat penegak hukum di wilayah tersebut seakan menutup mata, khususnya jajaran Polsek Mersam yang berwenang menjaga ketertiban di wilayah hukumnya sendiri.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Kapolres Batang Hari maupun Kejaksaan Negeri Batang Hari terkait pelanggaran yang terjadi di wilayah Kecamatan Mersam. Awak media berupaya menghubungi pihak-pihak yang disebutkan untuk dimintai keterangan, namun belum mendapatkan jawaban.(Red)

Editor : Indra Wijaya

Sumber Berita : Warga Desa Simpang Rantau Gedang

Berita Terkait

PT ACA Hadir di Sungai Rengas, Warga Berharap Lapangan Kerja dan Ekonomi Petani Sawit Meningkat
Dari Lapangan Hijau untuk Masyarakat, Muhammad Zinedine Zidane Dukung Pemuda dan UMKM Batang Hari
BANTAH DUGAAN PELANGGARAN IZIN PKS DI SUNGAI RENGAS, KABID PERIZINAN BATANG HARI: SEMUA SUDAH SESUAI REGULASI
H. Elpisina Hadiri Pengukuhan Pengurus PKB Batang Hari, Yernawita SH Dipercaya Jadi Salah Satu Wakil Ketua Periode 2026–2031
Warga Mersam Klaim Tanah Perkebunan PT IAA/ICA Masuk Ke Kelompok Tani Mersam Jaya
Sat Narkoba Polres Batanghari Gencar Laksanakan KRYD, 6 Terduga Pengedar Dan Pengguna Narkotika Diamankan
Dugaan Sengketa Lahan 450 Hektare di Batang Hari, Lahmudin Minta Kepastian Hukum dan Dorong Aksi Damai ke Kejati Jambi
Polres Batang Hari Gelar Operasi Sarang Narkoba di Lubuk Ruso, Sidak Lokasi yang Diduga Jadi Markas Peredaran Narkotika

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:27 WIB

PT ACA Hadir di Sungai Rengas, Warga Berharap Lapangan Kerja dan Ekonomi Petani Sawit Meningkat

Minggu, 1 November 2026 - 19:02 WIB

Dari Lapangan Hijau untuk Masyarakat, Muhammad Zinedine Zidane Dukung Pemuda dan UMKM Batang Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:58 WIB

BANTAH DUGAAN PELANGGARAN IZIN PKS DI SUNGAI RENGAS, KABID PERIZINAN BATANG HARI: SEMUA SUDAH SESUAI REGULASI

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Warga Mersam Klaim Tanah Perkebunan PT IAA/ICA Masuk Ke Kelompok Tani Mersam Jaya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Sat Narkoba Polres Batanghari Gencar Laksanakan KRYD, 6 Terduga Pengedar Dan Pengguna Narkotika Diamankan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Dugaan Sengketa Lahan 450 Hektare di Batang Hari, Lahmudin Minta Kepastian Hukum dan Dorong Aksi Damai ke Kejati Jambi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Polres Batang Hari Gelar Operasi Sarang Narkoba di Lubuk Ruso, Sidak Lokasi yang Diduga Jadi Markas Peredaran Narkotika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Angkutan Batu Bara Diduga Diputar Balik di Gerbang Tol Pijoan, Pengelola Beri Penjelasan

Berita Terbaru