Korban Mengalami Belasan Jahitan, Pelaku Masih Bebas Menghirup Udara Segar Di Luar, Kinerja APH Di Pertanyakan

Avatar

- Redaksi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Korban Penganiayaan

 

MATAJURNALIS.CO.ID, BATANGHARI – Dugaan penganiayaan berat yang menimpa warga Desa Simpang Rantau Gedang, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, Jambi, menimbulkan kekhawatiran mendalam di tengah masyarakat. Korban menderita luka serius hingga memerlukan belasan jahitan akibat serangan senjata tajam, namun hingga saat ini sejumlah pelaku yang diduga terlibat masih bebas dan belum diamankan oleh pihak kepolisian.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Berdasarkan keterangan yang diperoleh awak media, kejadian ini menyebabkan korban terbaring lemas di Rumah Sakit Hamba Muara Bulian saat ini, dan sedang menjalani penanganan medis secara intensif.

 

Dari keterangan langsung yang disampaikan korban kepada awak media, serangan dilakukan oleh sekelompok orang yang sebagian dikenali. Tiga di antaranya diketahui berinisial AE, DS, dan MI, yang merupakan  petugas keamanan (security) dari Exs PT DMP. Selain ketiga orang tersebut, korban tidak dapat menyebutkan nama atau inisial dari tujuh orang lainnya yang turut serta dalam penganiayaan itu.

 

“Saat itu ada yang memukul menggunakan bambu, ada pula yang menggunakan sodok, bahkan ada yang membawa senjata tajam dan menggunakannya untuk melukai saya,” ujar korban dengan suara lemah, saat dikonfirmasi di ruang perawatan rumah sakit.

 

Keluarga korban menyatakan keprihatinan yang sangat besar. Mereka meminta pihak kepolisian khususnya Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Batanghari untuk segera bertindak cepat, memproses kasus ini secara serius, dan mengamankan seluruh pelaku yang terlibat dalam peristiwa penganiayaan berat tersebut secepatnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Polres Batanghari terkait perkembangan penyidikan kasus ini maupun langkah penangkapan yang telah diambil. (Red)

 

Laporan: Tim Matajurnalis

Editor : Indra Wijaya

Sumber Berita : Korban penganiayaan

Berita Terkait

PT ACA Hadir di Sungai Rengas, Warga Berharap Lapangan Kerja dan Ekonomi Petani Sawit Meningkat
Dari Lapangan Hijau untuk Masyarakat, Muhammad Zinedine Zidane Dukung Pemuda dan UMKM Batang Hari
BANTAH DUGAAN PELANGGARAN IZIN PKS DI SUNGAI RENGAS, KABID PERIZINAN BATANG HARI: SEMUA SUDAH SESUAI REGULASI
H. Elpisina Hadiri Pengukuhan Pengurus PKB Batang Hari, Yernawita SH Dipercaya Jadi Salah Satu Wakil Ketua Periode 2026–2031
Warga Mersam Klaim Tanah Perkebunan PT IAA/ICA Masuk Ke Kelompok Tani Mersam Jaya
Sat Narkoba Polres Batanghari Gencar Laksanakan KRYD, 6 Terduga Pengedar Dan Pengguna Narkotika Diamankan
Dugaan Sengketa Lahan 450 Hektare di Batang Hari, Lahmudin Minta Kepastian Hukum dan Dorong Aksi Damai ke Kejati Jambi
Polres Batang Hari Gelar Operasi Sarang Narkoba di Lubuk Ruso, Sidak Lokasi yang Diduga Jadi Markas Peredaran Narkotika

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:27 WIB

PT ACA Hadir di Sungai Rengas, Warga Berharap Lapangan Kerja dan Ekonomi Petani Sawit Meningkat

Minggu, 1 November 2026 - 19:02 WIB

Dari Lapangan Hijau untuk Masyarakat, Muhammad Zinedine Zidane Dukung Pemuda dan UMKM Batang Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:58 WIB

BANTAH DUGAAN PELANGGARAN IZIN PKS DI SUNGAI RENGAS, KABID PERIZINAN BATANG HARI: SEMUA SUDAH SESUAI REGULASI

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Warga Mersam Klaim Tanah Perkebunan PT IAA/ICA Masuk Ke Kelompok Tani Mersam Jaya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Sat Narkoba Polres Batanghari Gencar Laksanakan KRYD, 6 Terduga Pengedar Dan Pengguna Narkotika Diamankan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Dugaan Sengketa Lahan 450 Hektare di Batang Hari, Lahmudin Minta Kepastian Hukum dan Dorong Aksi Damai ke Kejati Jambi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Polres Batang Hari Gelar Operasi Sarang Narkoba di Lubuk Ruso, Sidak Lokasi yang Diduga Jadi Markas Peredaran Narkotika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Angkutan Batu Bara Diduga Diputar Balik di Gerbang Tol Pijoan, Pengelola Beri Penjelasan

Berita Terbaru