Foto : Korban Penganiayaan
MATAJURNALIS.CO.ID, BATANGHARI – Dugaan penganiayaan berat yang menimpa warga Desa Simpang Rantau Gedang, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, Jambi, menimbulkan kekhawatiran mendalam di tengah masyarakat. Korban menderita luka serius hingga memerlukan belasan jahitan akibat serangan senjata tajam, namun hingga saat ini sejumlah pelaku yang diduga terlibat masih bebas dan belum diamankan oleh pihak kepolisian.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600px SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan keterangan yang diperoleh awak media, kejadian ini menyebabkan korban terbaring lemas di Rumah Sakit Hamba Muara Bulian saat ini, dan sedang menjalani penanganan medis secara intensif.
Dari keterangan langsung yang disampaikan korban kepada awak media, serangan dilakukan oleh sekelompok orang yang sebagian dikenali. Tiga di antaranya diketahui berinisial AE, DS, dan MI, yang merupakan petugas keamanan (security) dari Exs PT DMP. Selain ketiga orang tersebut, korban tidak dapat menyebutkan nama atau inisial dari tujuh orang lainnya yang turut serta dalam penganiayaan itu.
“Saat itu ada yang memukul menggunakan bambu, ada pula yang menggunakan sodok, bahkan ada yang membawa senjata tajam dan menggunakannya untuk melukai saya,” ujar korban dengan suara lemah, saat dikonfirmasi di ruang perawatan rumah sakit.
Keluarga korban menyatakan keprihatinan yang sangat besar. Mereka meminta pihak kepolisian khususnya Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Batanghari untuk segera bertindak cepat, memproses kasus ini secara serius, dan mengamankan seluruh pelaku yang terlibat dalam peristiwa penganiayaan berat tersebut secepatnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Polres Batanghari terkait perkembangan penyidikan kasus ini maupun langkah penangkapan yang telah diambil. (Red)
Laporan: Tim Matajurnalis
Editor : Indra Wijaya
Sumber Berita : Korban penganiayaan






