Peserta PPL & PKM UNISBA Gelar Workshop Pendidikan dan Budaya di MAS Darusy Syafi’iyah

Avatar

- Redaksi

Senin, 20 Oktober 2025 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Praktik Kompetensi Manajemen (PKM) Universitas Islam Batang Hari (UNISBA) mengadakan kegiatan Workshop Pendidikan dan Budaya bertema “Menjaga Kearifan Lokal di Era Globalisasi: Revitalisasi Seloko Adat dalam Dunia Pendidikan” pada Senin, 20 Oktober 2025, bertempat di Madrasah Aliyah Darusy Syafi’iyah, Kampung Pulau, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batang Hari.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi pengabdian mahasiswa UNISBA kepada masyarakat dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam dunia pendidikan, sekaligus memperkuat peran pesantren dan madrasah sebagai pusat penanaman nilai karakter dan moral generasi muda.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh adat dan pendidikan, di antaranya Drs. H. Fathuddin Abdi, S.M.H.K., M.M selaku Ketua Lembaga Adat Daerah Kabupaten Batang Hari, K.H. M. Danial, S.Pd.I., M.Pd selaku Pimpinan Pondok Pesantren Darusy Syafi’iyah, Amrizal, S.Pd.I., M.Pd selaku Dosen Pembimbing PPL & PKM UNISBA, Sugeng Riyadi, S.Sos selaku Kepala MA Darusy Syafi’iyah, serta H. Muhamad As’ari, S.Ag selaku Ketua Lembaga Adat Kampung Pulau. Turut hadir pula para pengurus Lembaga Adat Kampung Pulau, majelis guru, dan para santri Pondok Pesantren Darusy Syafi’iyah yang antusias mengikuti kegiatan ini.

Workshop dibuka secara resmi oleh K.H. M. Danial, S.Pd.I., M.Pd, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa pelestarian adat dan budaya daerah merupakan tanggung jawab bersama, khususnya dalam dunia pendidikan. Beliau menekankan pentingnya menjaga falsafah “Adat bersendi syarak, syarak bersendi kitabullah” sebagai pedoman hidup masyarakat Melayu Jambi, seraya memegang teguh prinsip “Adat Lamo P’seko Usang”, yaitu menjaga tradisi lama yang baik dan terbuka terhadap tradisi baru yang lebih baik. Ia juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa UNISBA yang telah menghadirkan kegiatan bernilai edukatif dan budaya sekaligus.

Baca Juga  Building a Love of Reading: Tips and Strategies for Encouraging Kids to Develop a Reading Habit

Memperkuat sambutan tersebut, Ketua LAD Batang Hari Drs. H. Fathuddin Abdi, S.M.H.K., M.M, dalam pemaparannya menyampaikan materi bertajuk “Adat Samo, Pseko Tahampar Datar Eco Pakai Balainan”. Ia menjelaskan bahwa seluruh pelaksanaan adat di wilayah Tanah Pilih Jambi harus berpijak pada Pucuk Undang Nan Limo, dan tidak boleh bertentangan sedikit pun dengan syariat Islam. Prinsip “Syarak mengato adat memakai” menjadi landasan utama dalam menjalankan kehidupan sosial dan budaya masyarakat Jambi agar tetap harmonis dan bermartabat.

Setelah sesi materi utama, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung oleh Pengurus Lembaga Adat Kampung Pulau, yang menampilkan penggunaan Seloko Adat Jambi dalam berbagai konteks kehidupan, seperti musyawarah, adat pernikahan, hingga penyampaian nasihat tradisional kepada generasi muda. Sesi ini berlangsung interaktif dan mendapatkan respons antusias dari para santri serta peserta workshop.

Kepala MA Darusy Syafi’iyah, Sugeng Riyadi, S.Sos, menyampaikan apresiasi mendalam kepada mahasiswa PPL dan PKM UNISBA. Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan untuk memperkuat karakter peserta didik, karena kearifan lokal mengandung nilai-nilai luhur yang menjadi pondasi akhlak mulia. “Kami memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Inisiatif seperti ini harus terus dilanjutkan agar generasi muda tidak tercerabut dari akar budayanya,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan institusi, Rektor Universitas Islam Batang Hari, Dr. Ansori, M.Pd.I, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Dalam keterangannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan mahasiswa seperti ini sejalan dengan visi UNISBA dalam membangun sinergi antara ilmu pengetahuan, nilai keislaman, dan kearifan lokal.

> “Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan budaya. Upaya mengangkat kembali nilai-nilai adat Melayu Jambi melalui kegiatan PPL dan PKM ini adalah langkah nyata dalam mewujudkan pendidikan yang berakar pada identitas bangsa,” ujar Rektor UNISBA.

Baca Juga  UNISBA Gelar Yudisium Angkatan IX Tahun Akademik 2025/2026, Kukuhkan 190 Lulusan*

Melalui workshop ini, diharapkan terjadi penguatan sinergi antara perguruan tinggi, lembaga adat, dan lembaga pendidikan dalam menjaga keberlanjutan kearifan lokal sebagai identitas budaya bangsa. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan pelajar terhadap kekayaan budaya daerah, tetapi juga meneguhkan bahwa nilai adat dan syariat harus hadir berdampingan dalam membangun generasi yang beradab di era modern.

 

 

 

 

 

Tinggalkan Komentar Anda Disini

Berita Terkait

UNISBA Terus Berkembang: Prodi Hukum Keluarga Islam Resmi Kantongi Izin Kemenag RI*
Ketika Anggaran Pendidikan Membiayai Makan Bergizi Gratis*
Ketika Anggaran Pendidikan Membiayai Makan Bergizi Gratis*
Sambut Semester Genap 2026/2027, Dosen Ikuti Pembinaan Kopertais Wilayah XIII Jambi dan Buka Bersama
UNISBA Gelar Yudisium Angkatan IX Tahun Akademik 2025/2026, Kukuhkan 190 Lulusan*
ang terus berubah. Acara tersebut dihadiri oleh pimpinan yayasan, pimpinan universitas, dosen, serta seluruh peserta yudisium. Rektor Universitas Islam Batang Hari, *Dr. Ansori, S.Pd.I., M.Pd.I,* dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Yudisium Angkatan IX dengan jumlah peserta sebanyak *189* orang, yang terdiri atas *181 lulusan Program Sarjana dan 8 lulusan Program Magister* . Adapun peserta yudisium berasal dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) sebanyak 120 orang, Fakultas Syari’ah dan Hukum sebanyak 29 orang, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam sebanyak 41 orang. Yudisium Angkatan IX UNISBA Tahun Akademik 2025/2026 mengusung tema *“Menguatkan Kompetensi Lulusan yang Adaptif dan Berintegritas sebagai Kontributor Transformasi Masyarakat Berkelanjutan.”* Tema ini dinilai relevan dengan tantangan global dan nasional yang menuntut lulusan perguruan tinggi tidak hanya memiliki kecakapan akademik, tetapi juga kemampuan adaptif, kepekaan sosial, serta integritas moral yang kuat. Dalam konteks ini, UNISBA menempatkan lulusan sebagai subjek perubahan sosial yang diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan berbasis nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Dari perspektif pendidikan tinggi, yudisium ini mencerminkan upaya UNISBA dalam memperkuat orientasi lulusan yang tidak berhenti pada capaian akademik semata, melainkan berkelanjutan hingga pada pengabdian di ruang publik. Lulusan diharapkan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja, pendidikan, dan masyarakat dengan pendekatan yang etis, profesional, serta berorientasi pada kemaslahatan bersama. Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Batang Hari, *Zulqarnain, S.Ag., M.Hum., Ph.D,* dalam arahannya menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan sebagai identitas utama lulusan UNISBA. Ia menilai bahwa lulusan perguruan tinggi Islam memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan di tengah masyarakat, baik dalam sikap, pemikiran, maupun kontribusi sosial. Oleh karena itu, penguasaan ilmu pengetahuan harus senantiasa diiringi dengan akhlak mulia dan komitmen kebangsaan. Ketua Panitia Yudisium Angkatan IX, *Dr. Iwan Aprianto, S.Pd.I., M.Pd,* menyampaikan bahwa kegiatan yudisium ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh panitia dan sivitas akademika UNISBA. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan yudisium mencerminkan sinergi kelembagaan yang solid dalam mendukung proses akademik mahasiswa hingga tahap akhir studi. Hal ini sekaligus menjadi indikator meningkatnya kualitas tata kelola akademik di lingkungan UNISBA. Senada dengan itu, Sekretaris Panitia, *Dr. Yennizar, S.Pd.I., M.Pd.I,* menjelaskan bahwa persiapan kegiatan dilakukan secara matang dengan mengedepankan ketertiban administrasi, kekhidmatan acara, serta pelayanan optimal kepada peserta yudisium. Pendekatan ini menunjukkan komitmen UNISBA dalam memberikan layanan akademik yang profesional dan humanis, sejalan dengan semangat peningkatan mutu pendidikan tinggi Islam. Melalui yudisium ini, Universitas Islam Batang Hari menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi Islam yang konsisten mencetak lulusan berdaya saing, berintegritas, dan siap mengabdi kepada umat, bangsa, dan negara. Momentum yudisium diharapkan menjadi titik awal bagi para lulusan untuk berkiprah di berbagai sektor kehidupan, sekaligus membawa nilai-nilai UNISBA sebagai kontribusi nyata dalam transformasi masyarakat yang berkelanjutan.
Workshop Kepemimpinan: Leadership for Students di MAN 1 Batang Hari
Seminar Kepemimpinan “Komunikasi Efektif untuk Pemimpin Muda” Perkuat Karakter dan Kapasitas Generasi Muda
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:23 WIB

Tegas Berantas Pelanggaran, Lapas Bangko Gelar Penggeledahan Kamar Hunian WBP

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:41 WIB

Khidmat dan Penuh Makna, Lapas Kelas IIB Bangko Gelar Salat Idul Adha dan Tebar Kepedulian Melalui Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:53 WIB

Gempur Barang Terlarang, Lapas Kelas IIB Bangko dan Polres Merangin Gelar Razia Gabungan Serentak Se-Jambi

Berita Terbaru

Batanghari

Doa untuk Jamaah Haji, Sinyal Politik untuk 2029

Jumat, 5 Jun 2026 - 15:10 WIB