Universitas Islam Batanghari (UNISBA) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berkompeten, dan berdaya saing melalui penyelenggaraan MAPSA 2025 (Masa Pengenalan UKM Syubbanul Akhyar) yang dirangkaikan dengan Seminar Nasional. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 20 November 2025, bertempat di Aula Kampus UNISBA sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, serta dihadiri ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas.
0
Acara dibuka secara resmi oleh Rektor UNISBA, Dr. Ansori, M.Pd.I, yang juga bertindak sebagai keynote speaker. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa MAPSA merupakan sarana penguatan karakter mahasiswa, tempat memperluas wawasan, dan ruang untuk mengasah kemampuan kepemimpinan. Rektor menekankan bahwa keaktifan dalam UKM adalah bagian penting dari proses pembentukan generasi muda yang unggul secara akademik, emosional, spiritual, dan sosial.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600px SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut hadir sejumlah tokoh kampus dan pembina UKM, termasuk Marzani, M.Pd.I selaku Pembina UKM Syubbanul Akhyar. Adapun jajaran narasumber yang mengisi seminar nasional ini meliputi:
Dr. Abdul Mutaib, S.Ag., M.Pd.I (Dosen UNISBA)
Dr. Irius Indrawan, M.Pd.I., CT.PSA (Dosen UNISI Riau)
Dr. Iwan Aprianto, M.Pd (Wakil Rektor III UNISBA) — sekaligus salah satu pemateri
Kehadiran para pemateri tersebut memperkaya perspektif mahasiswa, khususnya terkait pengembangan organisasi, kepemimpinan modern, serta tantangan yang dihadapi generasi muda di era global.
Acara juga diwarnai sambutan dari Winri Andrian selaku Ketua Umum UKM Syubbanul Akhyar dan Ardi Saputra selaku Ketua Panitia MAPSA 2025. Keduanya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting untuk mempererat ukhuwah, meningkatkan minat mahasiswa dalam berorganisasi, serta memaksimalkan fungsi UKM sebagai wadah pembinaan karakter.
Dengan mengusung tema besar:
“Menyatu dalam Ilmu, Membangun Peradaban Unggul yang Berdaya Saing di Era Global”,
seminar ini dirancang untuk memotivasi mahasiswa agar aktif mengembangkan potensi intelektual, spiritual, kepribadian, hingga soft skill melalui kegiatan organisasi positif. Para narasumber menyajikan materi yang inspiratif, mulai dari strategi kepemimpinan, pentingnya karakter dalam dunia modern, hingga tantangan mahasiswa menghadapi perkembangan teknologi dan globalisasi.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Banyak mahasiswa aktif berdiskusi, bertanya, dan memberikan tanggapan selama sesi materi. Hal ini menunjukkan bahwa MAPSA 2025 telah menjadi ruang ilmiah yang mendorong kreativitas, keterbukaan berpikir, dan semangat belajar mahasiswa UNISBA.
Panitia berharap MAPSA 2025 dan seminar nasional ini dapat menjadi pijakan awal bagi mahasiswa untuk lebih mengenal UKM Syubbanul Akhyar sekaligus menjadi sarana pembinaan karakter yang berkelanjutan. Dengan demikian, UNISBA optimis mampu melahirkan generasi muda yang berintegritas, berdaya saing, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.






