*Batang Hari –* Universitas Islam Batang Hari (UNISBA) kembali mencatat sejarah penting dalam pengembangannya sebagai perguruan tinggi Islam yang progresif. Pada Kamis, 23 Oktober 2025, UNISBA resmi menerima izin penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 1460 Tahun 2025. Surat keputusan tersebut diterima langsung oleh Rektor UNISBA, Dr. Ansori, S.Pd.I., M.Pd.I., di Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta.
Dalam keterangannya, Dr. Ansori mengungkapkan bahwa hadirnya Prodi PGMI merupakan jawaban atas kebutuhan riil masyarakat. “UNISBA tidak serta-merta membuka program studi baru. Kami terlebih dahulu melakukan survei dan penjajakan terhadap kebutuhan masyarakat. Hasilnya, PGMI muncul sebagai pilihan yang paling banyak diharapkan. Bahkan, banyak pihak yang sejak beberapa tahun lalu menanyakan kapan UNISBA membuka program ini,” ungkapnya.
Rektor menambahkan, pengakuan negara bahwa PGMI setara dengan PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar) menjadi alasan kuat mengapa UNISBA merasa perlu segera menghadirkan prodi ini. “Kesetaraan dengan PGSD membuat lulusan PGMI memiliki peluang karier yang luas — baik di madrasah, sekolah umum, maupun instansi pendidikan lainnya. Ini peluang besar yang harus kita jawab,” tegasnya.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600px SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembukaan Prodi PGMI juga merupakan bagian dari strategi UNISBA untuk memperkuat peran kampus dalam menyiapkan tenaga pendidik profesional, berkarakter islami, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. “Kami ingin menghasilkan guru madrasah yang bukan hanya menguasai pedagogik, tetapi juga kokoh dalam nilai-nilai keislaman serta siap menghadapi era digital dan globalisasi pendidikan,” sambung Rektor.
UNISBA optimis Prodi PGMI akan menjadi salah satu program unggulan yang diminati calon mahasiswa, khususnya dari kalangan lulusan madrasah, pesantren, serta para pegiat pendidikan Islam di wilayah Jambi dan sekitarnya. Ke depan, UNISBA juga merencanakan pengembangan berbagai fasilitas pendukung seperti laboratorium microteaching, pusat riset pendidikan Islam dasar, hingga program pengabdian masyarakat berbasis sekolah dan madrasah.
Rencananya, penerimaan mahasiswa baru Prodi PGMI akan dibuka mulai Tahun Akademik 2026/2027. Sosialisasi kepada sekolah dan madrasah mitra pun akan segera dilakukan, termasuk penjajakan kerja sama dengan Kementerian Agama, Kemenag Kabupaten/Kota, dan lembaga pendidikan swasta.
Dengan bertambahnya Prodi PGMI, UNISBA semakin menegaskan komitmennya sebagai kampus yang responsif terhadap kebutuhan umat dan perkembangan pendidikan nasional. Langkah ini sekaligus menjadi bukti bahwa UNISBA terus bergerak maju dan tidak berhenti untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Islam di Indonesia.






