Bisnis Minyak Ilegal Sitanggang Diduga Kini Dikendalikan Sang Istri, Di duga Polda Jambi Tutup Mata

Avatar

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

MATAJURNALIS.CO.ID ,JAMBI – Praktik penambangan minyak tanpa izin atau illegal drilling di Provinsi Jambi, khususnya di wilayah Kabupaten Batanghari, dilaporkan masih merajalela meski operasi kepolisian terus digencarkan.

Fokus kini tertuju pada sosok pemodal besar berinisial Sitanggang, yang telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Polda Jambi sejak tahun lalu.


Sitanggang bukanlah nama baru dalam peta hitam bisnis minyak ilegal di Jambi. Ia dikenal sebagai pemain lama dengan jaringan yang kuat dan kepemilikan sejumlah sumur minyak dan penampungan minyak ilegal drilling di area strategis seperti Desa Bungku dan wilayah Tahura Senami.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironisnya, meski statusnya sudah buron selama h satu tahun lebih, aktivitas di lahan-lahan yang diduga miliknya dikabarkan tetap beroperasi.


Informasi terbaru mengungkapkan dugaan adanya pengalihan kendali operasional bisnis haram tersebut. Selama Sitanggang bersembunyi dari kejaran aparat, sang istri yang berinisial S disebut-sebut mengambil alih peran suaminya sebagai pengelola di lapangan.

Jaringan ini diduga masih aktif beroperasi di lokasi seperti KM 33 Desa Bungku, di mana aktivitas pengeboran ilegal dilaporkan tetap berlangsung secara sembunyi-sembunyi.


Rekam jejak bisnis Sitanggang kerap meninggalkan jejak kerusakan. Pada April 2025, sumur minyak ilegal yang diduga milik kelompok Sitanggang Cs di wilayah Senami, Desa Jebak, dilaporkan mengalami kebakaran hebat yang memakan waktu hampir dua bulan untuk dipadamkan.

Kejadian ini menambah daftar panjang kerusakan lingkungan akibat eksploitasi minyak secara ilegal yang sering kali meledak dan memicu kebakaran dan makan korban Jiwa.

Pihak kepolisian menyatakan masih terus melakukan pelacakan terhadap Sitanggang dan pemodal besar lainnya.

Baca Juga 

Masyarakat mendesak agar APH (Aparat Penegak Hukum) Khususnya Polda Jambi bertindak tegas dan tidak tebang pilih, mengingat praktik ini tidak hanya merugikan negara tetapi juga membahayakan nyawa warga sekitar serta merusak ekosistem hutan Jambi.

Sementara itu hingga saat ini istri Sitanggang Inisial S tidak bisa di hubungi hingga berita ini di terbitkan. Pungkasnya (Red)

Tinggalkan Komentar Anda Disini

Berita Terkait

Laporan Pidana Menggantung, Yernawita: Kami Siap Lapor ke Propam Jika Polres Batanghari Tidak Transparan
Diduga Lambat Tangani Kasus Penipuan & Penggelapan, Polsek Maro Sebo Ulu Dikritik Aktivis
Dugaan Pungutan Tidak Wajar Capai Puluhan Juta Rupiah dalam Pembuatan Sertifikat PTSL 2024 di Desa Simpang Rantau Gedang, Warga Mengeluh Beban Berlipat  
Polda Jambi Lakukan Rotasi 45 Personel, Iptu Arisman Resmi Jabat Kapolsek Pemayung Batanghari
Diduga Kejanggalan Administrasi Tanah di Simpang Rantau Gedang: Luas 1,69 Hektare Berubah Menjadi 1,8 Hektare
Lagi! Lokasi Minyak Ilegal Lahan Milik Akuang Terbakar di Batanghari, Status Sumur Terbakar Masih Ditelusuri
Pelaku Inisial MI dan DS dan Mr. X Belum Diamankan, Keluarga Korban Penganiayaan Warga Simpang Rantau Gedang Minta Polres Batanghari segera amankan pelaku
ROKOK ILEGAL MEREK AO TUMBUH SUBUR DI JAMBI: PT GRACIA EFATA MUARO JAMBI DIDUGA JADI GUDANG PENYIMPANAN — PADAHAL SUDAH DIGAGALKAN BEA CUAI MADIUN
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 13:08 WIB

Laporan Pidana Menggantung, Yernawita: Kami Siap Lapor ke Propam Jika Polres Batanghari Tidak Transparan

Selasa, 1 September 2026 - 14:34 WIB

Diduga Lambat Tangani Kasus Penipuan & Penggelapan, Polsek Maro Sebo Ulu Dikritik Aktivis

Selasa, 1 September 2026 - 13:28 WIB

Dugaan Pungutan Tidak Wajar Capai Puluhan Juta Rupiah dalam Pembuatan Sertifikat PTSL 2024 di Desa Simpang Rantau Gedang, Warga Mengeluh Beban Berlipat  

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Diduga Kejanggalan Administrasi Tanah di Simpang Rantau Gedang: Luas 1,69 Hektare Berubah Menjadi 1,8 Hektare

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Lagi! Lokasi Minyak Ilegal Lahan Milik Akuang Terbakar di Batanghari, Status Sumur Terbakar Masih Ditelusuri

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Pelaku Inisial MI dan DS dan Mr. X Belum Diamankan, Keluarga Korban Penganiayaan Warga Simpang Rantau Gedang Minta Polres Batanghari segera amankan pelaku

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:10 WIB

ROKOK ILEGAL MEREK AO TUMBUH SUBUR DI JAMBI: PT GRACIA EFATA MUARO JAMBI DIDUGA JADI GUDANG PENYIMPANAN — PADAHAL SUDAH DIGAGALKAN BEA CUAI MADIUN

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:33 WIB

Babak Baru Dugaan Pengeroyokan di Mersam, Keluarga Terduga Pelaku Datangi Rumah Korban Minta Damai

Berita Terbaru

Merangin

BERSHOLAWAT UNTUK NEGERI, MENJAGA HATI, MEMBANGUN DIRI

Selasa, 1 Sep 2026 - 15:45 WIB