Ironi Perburuan “Raja Minyak” Jambi: Sang Istri Kendalikan Bisnis, Sitanggang Masih Melenggang Bebas

Avatar

- Redaksi

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Fotoh : Lokasi ilegal Drilling di 33

MATAJURNALIS.CO.ID, ​JAMBI – Publik kini mulai mempertanyakan taring Polda Jambi dalam memberantas praktik illegal drilling. Pasalnya, hingga detik ini, sosok yang dijuluki sebagai “Raja Minyak” ilegal di Provinsi Jambi, Sitanggang, masih menghirup udara bebas. Meski statusnya sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), keberadaan sang gembong seolah raib ditelan bumi, meninggalkan kesan bahwa hukum di tanah Jambi sedang diuji nyalinya.

​Informasi yang dihimpun dari lapangan menunjukkan kontras yang mencolok antara upaya pengejaran petugas dengan realitas di lokasi penambangan. Alih-alih berhenti pasca penetapan DPO, aktivitas illegal drilling dikabarkan masih berjalan lancar seolah tak tersentuh hukum.

​Sistem operasional bisnis ini diduga tidak goyah sedikitpun meski sang nahkoda utama sedang bersembunyi. Hal ini memicu spekulasi kuat di masyarakat bahwa ada kekuatan besar yang menjaga keberlangsungan bisnis gelap tersebut.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

​

​Munculnya nama baru dalam pusaran kasus ini kian mengejutkan. Data lapangan mengindikasikan bahwa kendali bisnis illegal drilling kini beralih ke tangan orang terdekat.

​Sosok pengendali diduga kuat istri Sitanggang yang berinisial S mengambil alih peran manajerial.

​Modus operandi berperan mengatur aliran dana dan koordinasi di lapangan agar produksi minyak mentah ilegal tetap berjalan tanpa hambatan berarti.

​Kegagalan Polda Jambi dalam meringkus Sitanggang hingga saat ini memicu sentimen negatif di masyarakat. Narasi klasik mengenai penegakan hukum yang “tajam ke bawah namun tumpul ke atas” kembali menggaung keras.

​Warga melihat para pekerja tambang kecil (rakyat jelata) seringkali dengan mudah ditangkap, namun ketika berhadapan dengan “sang raja” yang memiliki modal besar, proses hukum terkesan berjalan di tempat tanpa titik terang yang jelas.

​”Bagaimana mungkin seorang DPO bisa tetap menjalankan bisnisnya melalui perantara jika tidak ada celah dalam pengawasan? Ini bukan hanya soal menangkap satu orang, tapi soal marwah hukum di Jambi,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.

​Kini, bola panas ada di tangan Polda Jambi. Masyarakat menunggu gebrakan nyata yang lebih dari sekadar rilis status DPO. Transparansi dan langkah taktis sangat dinanti untuk membuktikan bahwa tidak ada orang yang kebal hukum di Indonesia, termasuk sang Raja Minyak dari Jambi.

​Akankah Sitanggang segera mengenakan rompi oranye, atau justru daftar DPO ini hanya akan menjadi catatan panjang yang tak berujung? ( Tim)

Berita Terkait

BANTAH DUGAAN PELANGGARAN IZIN PKS DI SUNGAI RENGAS, KABID PERIZINAN BATANG HARI: SEMUA SUDAH SESUAI REGULASI
Sat Narkoba Polres Batanghari Gencar Laksanakan KRYD, 6 Terduga Pengedar Dan Pengguna Narkotika Diamankan
Polres Batang Hari Gelar Operasi Sarang Narkoba di Lubuk Ruso, Sidak Lokasi yang Diduga Jadi Markas Peredaran Narkotika
TIDAK HANYA Dugaan Pungli, TAPI PENGRUSAKAN DAN DUGAAN PEMERASAN Meresahkan Sopir Angkutan di Batang Hari
Tim Kuda Hitam Polres Batang Hari Gerebek Transaksi Ekstasi di Acara Ulang Tahun, 24 Butir King Kong Diamankan
Polres Batanghari Berhasil Mengungkap Pembunuhan Di Kampung Baru
Kemenangan Sidang Praperadilan Polres Batanghari: Penganiayaan Warga Simpang Rantau Gedang, Penetapan Tersangka Tetap Berjalan Sesuai Prosedur
Diduga Para Pelaku Menghilangkan Barang Bukti Berupa Pakaian dan Jaket Warna Hitam

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:27 WIB

PT ACA Hadir di Sungai Rengas, Warga Berharap Lapangan Kerja dan Ekonomi Petani Sawit Meningkat

Minggu, 1 November 2026 - 19:02 WIB

Dari Lapangan Hijau untuk Masyarakat, Muhammad Zinedine Zidane Dukung Pemuda dan UMKM Batang Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:58 WIB

BANTAH DUGAAN PELANGGARAN IZIN PKS DI SUNGAI RENGAS, KABID PERIZINAN BATANG HARI: SEMUA SUDAH SESUAI REGULASI

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Warga Mersam Klaim Tanah Perkebunan PT IAA/ICA Masuk Ke Kelompok Tani Mersam Jaya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Sat Narkoba Polres Batanghari Gencar Laksanakan KRYD, 6 Terduga Pengedar Dan Pengguna Narkotika Diamankan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Dugaan Sengketa Lahan 450 Hektare di Batang Hari, Lahmudin Minta Kepastian Hukum dan Dorong Aksi Damai ke Kejati Jambi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Polres Batang Hari Gelar Operasi Sarang Narkoba di Lubuk Ruso, Sidak Lokasi yang Diduga Jadi Markas Peredaran Narkotika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Angkutan Batu Bara Diduga Diputar Balik di Gerbang Tol Pijoan, Pengelola Beri Penjelasan

Berita Terbaru