Warg Dua Desa Adukan Tidak Dapat Bansos, Ketua LCKI Batang Hari Angkat Bicara

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 29 November 2025 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warg Dua Desa Adukan Tidak Dapat Bansos, Ketua LCKI Batang Hari Angkat Bicara

 

BATANG HARI —Matajurnalis.co.id tgl 29/11/25 Seorang warga Desa Olak menyampaikan keluhannya kepada Ketua Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Kabupaten Batang Hari, Yernawita JP, S.H terkait tidak masuknya ia sebagai penerima bantuan sosial BLT (bansos), meski berstatus janda dan dinilai sangat membutuhkan bantuan.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam pesan yang dikirimkan kepada Ketua LCKI, warga tersebut menyampaikan kesedihannya karena hingga kini belum mendapatkan bansos, sementara kondisinya serba kekurangan.

“Assalamualaikum nyak, maaf Sayo ganggu. Coba tanya pak kades tu nyak, kenapa Sayo ko dak dapat bansos. Status Sayo jelas jando. Sampai anak putus sekolah karena dak do biaya. Apo emang Sayo dak layak?😭 Setau Sayo bansos tu yg diutamakan jando, tapi kok Sayo dak tergolong situ,” tulisnya.

 

Ia juga mengaku sudah mencoba menghubungi Datuk Kades DESA OLAK kecamatan Muara Bulian kabupaten batang hari.

 

“Datuk tadi sudah Sayo WA, saya ingin Bantun ini tepat sasaran. Sayo siap jadi saksi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Olak, Muzakir, saat dikonfirmasi, memberikan penjelasan singkat bahwa penentuan penerima bansos bukan sepenuhnya kewenangan desa.

 

“Masalah sumber bantuan itu bukan wewenang desa untuk memastikan orang–orangnya. Kami cuma ado wewenang mengusulkan,” jelasnya.

 

Keluhan warga ini berasal dari Sella, salah satu janda yang tinggal di Desa Olak.

Ketua LCKI Batang Hari: “Kami Minta Pemerintah Desa Transparan dan Adil”

Menanggapi keluhan tersebut, Ketua LCKI Batang Hari, Yernawita JP, S.H, meminta Pemerintah Desa serta pihak terkait untuk lebih transparan dalam proses pendataan penerima bansos.

Baca Juga  Ketua DPRD Batanghari Hadiri Musrembang di Kecamatan Bajubang

 

Menurutnya, laporan seperti ini cukup sering diterima, terutama dari masyarakat miskin dan janda kurang mampu yang merasa tidak diakomodir dalam daftar penerima.

“Kami sangat prihatin mendengar ada warga janda yang anaknya sampai putus sekolah karena masalah ekonomi. Bantuan sosial itu seharusnya tepat sasaran dan mengutamakan masyarakat yang benar–benar membutuhkan,” tegas Yernawita.

 

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara pemerintah desa dan masyarakat.

“Kami berharap pemerintah desa lebih terbuka dalam memberikan penjelasan. Jangan ada kesan tebang pilih. Jika memang ada warga yang layak menerima tapi tidak terdata, ini harus segera diperbaiki,” ujarnya.

LCKI berencana menindaklanjuti laporan ini dengan meminta klarifikasi dari pihak Pemerintah serta instansi terkait yang menangani pendataan bansos.(TIM)

Tinggalkan Komentar Anda Disini

Berita Terkait

Optimalkan Layanan Wartelsuspas, Lapas Muara Bulian Tegaskan Komitmen Berantas Handphone Ilegal
Lapas Muara Bulian Bahas Usulan Remisi Susulan dan Integrasi bagi 51 Warga Binaan
Lapas Muara Bulian Perkuat Wawasan Hukum, Hadiri Seminar Nasional di Universitas Jambi
Uang Haji Rp40 Juta Dipinjam Diduga Oknum Dosen UIN, Tak Kunjung Dikembalikan, Djumariah Menempuh Jalur Hukum
Dugaan Intimidasi Awak Media : Polres Batanghari Minta Maaf, Janji Proses Kasus Secara Transparan
Viral di Tiktok Live, : Dugaan Pemerkosaan Anak Usia 9Tahun Oleh Ayah Sambung Di Kecamatan Maro Sebo Ulur
Dukung Penegak Hukum, Lembaga Masyarakat Dan Insan Pers Akan Gelar Aksi Damai Di Polres Batanghari
Dikawal Oknum Polisi HM, 4 Tronton Batu Bara Overloading Diamankan: Wartawan Diancam Ditembak Lapor Ke Propam
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:37 WIB

Optimalkan Layanan Wartelsuspas, Lapas Muara Bulian Tegaskan Komitmen Berantas Handphone Ilegal

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:52 WIB

Lapas Muara Bulian Bahas Usulan Remisi Susulan dan Integrasi bagi 51 Warga Binaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:31 WIB

Lapas Muara Bulian Perkuat Wawasan Hukum, Hadiri Seminar Nasional di Universitas Jambi

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:30 WIB

Dugaan Intimidasi Awak Media : Polres Batanghari Minta Maaf, Janji Proses Kasus Secara Transparan

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:24 WIB

Viral di Tiktok Live, : Dugaan Pemerkosaan Anak Usia 9Tahun Oleh Ayah Sambung Di Kecamatan Maro Sebo Ulur

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:49 WIB

Dukung Penegak Hukum, Lembaga Masyarakat Dan Insan Pers Akan Gelar Aksi Damai Di Polres Batanghari

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:37 WIB

Dikawal Oknum Polisi HM, 4 Tronton Batu Bara Overloading Diamankan: Wartawan Diancam Ditembak Lapor Ke Propam

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:09 WIB

Dugaan Pengawalan Oknum Polisi & Intimidasi Media Warnai Penangkapan 4 Tronton Batu Bara Ilegal Di Batang Hari

Berita Terbaru