Ada Apa dengan Portal Belakang Pasar Dinas Perhubungan Kabupaten Batang Hari? Sudah Ada Portal, Kok Sopir Truk Bilang Sering Lewat?

Avatar

- Redaksi

Jumat, 3 Oktober 2025 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ada Apa dengan Portal Belakang Pasar Dinas Perhubungan Kabupaten Batang Hari? Sudah Ada Portal, Kok Sopir Truk Bilang Sering Lewat?

 

Batang Hari -Matajurnalis.co.id Sebuah insiden kembali terjadi di kawasan portal milik Dinas Perhubungan Kabupaten Batang Hari yang berada di Jalan AMD, belakang Pasar Kramat Tinggi, Sridadi. Portal tersebut kembali memakan korban setelah menimpa seorang ibu pengendara sepeda motor, Jumat (03/10).

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa nahas itu disaksikan langsung oleh Ketua LCKI Kabupaten Batang Hari, Yernawita, S.H., yang kebetulan melintas bersama tim dari arah Pal 5 Tembesi menuju Muara Bulian.

 

Menurut keterangan Yernawita, saat melintasi kawasan tersebut, terlihat sebuah truk bermuatan enam roda dengan nomor polisi BB 8040 ND melewati portal. Namun, anehnya tidak tampak adanya petugas Dishub yang mengatur lalu lintas di lokasi. Tiba-tiba bagian atas bak truk menyenggol portal hingga roboh.

“Portal itu langsung jatuh dan menimpa seorang ibu pengendara motor yang kebetulan sedang melintas. Korban langsung terjatuh dan bersimbah darah akibat tertimpa di bagian kepala dan dada,” ungkap Yernawita.

 

Tanpa berpikir panjang, tim LCKI dan sejumlah warga yang berada di lokasi langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke RSUD Hamba Muara Bulian untuk mendapatkan perawatan medis.

 

Yernawita menyayangkan adanya dugaan praktik pungutan liar (pungli) di sekitar portal yang seharusnya dijaga dengan baik. Ia menilai, kelalaian petugas di lapangan dapat memicu kecelakaan fatal dan hampir saja merenggut nyawa pengguna jalan.

 

“Kami minta pihak berwenang segera melakukan evaluasi terhadap keberadaan portal ini. Jika fungsinya belum jelas, sebaiknya Kepala Dinas Perhubungan Batang Hari memberikan penjelasan yang dapat diterima masyarakat. Jangan sampai ada korban lagi,” tegasnya.

Baca Juga  Memperingati HUT Bhayangkara Ke 79, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Bulian turut berpartisipasi dalam kegiatan Lomba Menembak

 

Sementara itu, sopir truk yang terlibat dalam insiden tersebut, Yusro Damanik, mengaku dirinya sering melintas di portal tersebut tanpa pernah diberhentikan oleh petugas Dishub.

 

“Saya sudah sering lewat di portal itu, ini sudah yang keenam kali. Bulan ini saja sudah tiga kali lewat, dan tidak pernah ada yang stop,” ungkap Yusro.

 

Pernyataan tersebut memperkuat dugaan bahwa portal Dishub di belakang Pasar Kramat Tinggi tidak memiliki fungsi yang jelas, atau bahkan berpotensi hanya dijadikan sarana pungutan liar (pungli) oleh oknum tertentu di lingkungan Dinas Perhubungan Kabupaten Batang Hari.

 

Hingga berita ini diturunkan, tim LCKI dan sejumlah saksi masih menunggu kehadiran pihak kepolisian untuk mengevakuasi unit kendaraan truk dan sepeda motor korban ke Mako Polres Batang Hari.

 

Adapun truk dengan nomor polisi BB 8040 ND yang terlibat dalam insiden tersebut kini telah diamankan di Jalan Pramuka, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, Jambi, untuk proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwajib.

 

Insiden ini menjadi pengingat bagi semua pihak agar pengawasan di titik-titik rawan seperti portal Dishub dilakukan secara serius, transparan, dan bertanggung jawab.(TIM)

Tinggalkan Komentar Anda Disini

Berita Terkait

Diduga Lambat Tangani Kasus Penipuan & Penggelapan, Polsek Maro Sebo Ulu Dikritik Aktivis
Dugaan Pungutan Tidak Wajar Capai Puluhan Juta Rupiah dalam Pembuatan Sertifikat PTSL 2024 di Desa Simpang Rantau Gedang, Warga Mengeluh Beban Berlipat  
Polda Jambi Lakukan Rotasi 45 Personel, Iptu Arisman Resmi Jabat Kapolsek Pemayung Batanghari
Diduga Kejanggalan Administrasi Tanah di Simpang Rantau Gedang: Luas 1,69 Hektare Berubah Menjadi 1,8 Hektare
Lagi! Lokasi Minyak Ilegal Lahan Milik Akuang Terbakar di Batanghari, Status Sumur Terbakar Masih Ditelusuri
Pelaku Inisial MI dan DS dan Mr. X Belum Diamankan, Keluarga Korban Penganiayaan Warga Simpang Rantau Gedang Minta Polres Batanghari segera amankan pelaku
ROKOK ILEGAL MEREK AO TUMBUH SUBUR DI JAMBI: PT GRACIA EFATA MUARO JAMBI DIDUGA JADI GUDANG PENYIMPANAN — PADAHAL SUDAH DIGAGALKAN BEA CUAI MADIUN
Babak Baru Dugaan Pengeroyokan di Mersam, Keluarga Terduga Pelaku Datangi Rumah Korban Minta Damai
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 14:34 WIB

Diduga Lambat Tangani Kasus Penipuan & Penggelapan, Polsek Maro Sebo Ulu Dikritik Aktivis

Selasa, 1 September 2026 - 13:28 WIB

Dugaan Pungutan Tidak Wajar Capai Puluhan Juta Rupiah dalam Pembuatan Sertifikat PTSL 2024 di Desa Simpang Rantau Gedang, Warga Mengeluh Beban Berlipat  

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Polda Jambi Lakukan Rotasi 45 Personel, Iptu Arisman Resmi Jabat Kapolsek Pemayung Batanghari

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Diduga Kejanggalan Administrasi Tanah di Simpang Rantau Gedang: Luas 1,69 Hektare Berubah Menjadi 1,8 Hektare

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Pelaku Inisial MI dan DS dan Mr. X Belum Diamankan, Keluarga Korban Penganiayaan Warga Simpang Rantau Gedang Minta Polres Batanghari segera amankan pelaku

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:10 WIB

ROKOK ILEGAL MEREK AO TUMBUH SUBUR DI JAMBI: PT GRACIA EFATA MUARO JAMBI DIDUGA JADI GUDANG PENYIMPANAN — PADAHAL SUDAH DIGAGALKAN BEA CUAI MADIUN

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:33 WIB

Babak Baru Dugaan Pengeroyokan di Mersam, Keluarga Terduga Pelaku Datangi Rumah Korban Minta Damai

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Keluarga Korban Pengeroyokan di Mersam Tegas Tolak Damai, Minta Semua Terduga Diproses Hukum

Berita Terbaru

Merangin

BERSHOLAWAT UNTUK NEGERI, MENJAGA HATI, MEMBANGUN DIRI

Selasa, 1 Sep 2026 - 15:45 WIB