Pelaku Inisial MI dan DS dan Mr. X Belum Diamankan, Keluarga Korban Penganiayaan Warga Simpang Rantau Gedang Minta Polres Batanghari segera amankan pelaku

Avatar

- Redaksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ilustarasi

 

MATAJURNALIS.CO.ID, BATANGHARI – Hingga berita ini diturunkan, empat dari Tujuh orang pelaku dugaan penganiayaan warga Desa Simpang Rantau Gedang, Kecamatan Marsam , Kabupaten Batanghari, belum berhasil diamankan oleh pihak kepolisian dari Polres Batanghari. Beberapa pelaku yang masih buron diketahui berinisial MI dan DS, dan MR X, sementara tiga rekan lainnya telah diamankan di malpolres batanghari,dan tiga telah ditetapkan sebagai tersangka oleh tim Reskrim Polres Batanghari inisial AE, MS, FR.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaku yang belum di amankan adalah pelaku utama dalam tindakan kekerasan hingga korban Alazi mengalami belasan jahitan akibat luka senjata tajam.

Peristiwa penganiayaan itu diduga dilakukan oleh petugas keamanan (Security) dari perusahaan PT DMP, yang menimbulkan keresahan mendalam bagi warga setempat, terutama bagi keluarga korban.

Saat ditemui di tempat terpisah, Ninuk, istri korban, menyampaikan kekhawatiran yang mendalam terkait keberadaan dua pelaku yang belum diamankan. Menurutnya, kedua pelaku tersebut masih bergerak bebas di wilayah sekitar tempat kejadian perkara, bahkan sering berpindah-pindah lokasi untuk menghindari penangkapan.

“Pelaku yang belum diamankan itu masih berkeliaran di sini, sering pindah tempat. Saya dan suami saya takut kalau pelaku belum bisa diamankan. Saya merasa keselamatan keluarga saya masih terancam selama mereka belum ditangkap,” ujar Ninuk dengan nada cemas, Senin (24/8/2026).

Keluarga korban sangat berharap agar pihak kepolisian, khususnya Polres Batanghari, segera mempercepat proses penangkapan MI dan DS.dan mr. X satu pelaku yang lain yang tidak dikenal korban.Mereka meminta agar seluruh pihak yang terlibat dalam peristiwa penganiayaan tersebut dapat dipertanggungjawabkan secara hukum tanpa terkecuali, demi menjamin keadilan bagi korban serta ketenangan dan keselamatan seluruh keluarga.

Baca Juga  Dikawal Oknum Polisi HM, 4 Tronton Batu Bara Overloading Diamankan: Wartawan Diancam Ditembak Lapor Ke Propam

Sementara itu, terkait perkembangan kasus ini, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak Polres Batanghari terkait upaya pengejaran dua pelaku yang masih buron. Masyarakat luas pun berharap agar kasus ini diselesaikan secara transparan dan tuntas, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat segera setelah ada pembaruan dari pihak berwenang. (Red)

Tinggalkan Komentar Anda Disini

Editor : Indra Wijaya

Sumber Berita : Istri Korban

Berita Terkait

Diduga Lambat Tangani Kasus Penipuan & Penggelapan, Polsek Maro Sebo Ulu Dikritik Aktivis
Dugaan Pungutan Tidak Wajar Capai Puluhan Juta Rupiah dalam Pembuatan Sertifikat PTSL 2024 di Desa Simpang Rantau Gedang, Warga Mengeluh Beban Berlipat  
Polda Jambi Lakukan Rotasi 45 Personel, Iptu Arisman Resmi Jabat Kapolsek Pemayung Batanghari
Diduga Kejanggalan Administrasi Tanah di Simpang Rantau Gedang: Luas 1,69 Hektare Berubah Menjadi 1,8 Hektare
Lagi! Lokasi Minyak Ilegal Lahan Milik Akuang Terbakar di Batanghari, Status Sumur Terbakar Masih Ditelusuri
ROKOK ILEGAL MEREK AO TUMBUH SUBUR DI JAMBI: PT GRACIA EFATA MUARO JAMBI DIDUGA JADI GUDANG PENYIMPANAN — PADAHAL SUDAH DIGAGALKAN BEA CUAI MADIUN
Babak Baru Dugaan Pengeroyokan di Mersam, Keluarga Terduga Pelaku Datangi Rumah Korban Minta Damai
Keluarga Korban Pengeroyokan di Mersam Tegas Tolak Damai, Minta Semua Terduga Diproses Hukum
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 14:34 WIB

Diduga Lambat Tangani Kasus Penipuan & Penggelapan, Polsek Maro Sebo Ulu Dikritik Aktivis

Selasa, 1 September 2026 - 13:28 WIB

Dugaan Pungutan Tidak Wajar Capai Puluhan Juta Rupiah dalam Pembuatan Sertifikat PTSL 2024 di Desa Simpang Rantau Gedang, Warga Mengeluh Beban Berlipat  

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Polda Jambi Lakukan Rotasi 45 Personel, Iptu Arisman Resmi Jabat Kapolsek Pemayung Batanghari

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Diduga Kejanggalan Administrasi Tanah di Simpang Rantau Gedang: Luas 1,69 Hektare Berubah Menjadi 1,8 Hektare

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Pelaku Inisial MI dan DS dan Mr. X Belum Diamankan, Keluarga Korban Penganiayaan Warga Simpang Rantau Gedang Minta Polres Batanghari segera amankan pelaku

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:10 WIB

ROKOK ILEGAL MEREK AO TUMBUH SUBUR DI JAMBI: PT GRACIA EFATA MUARO JAMBI DIDUGA JADI GUDANG PENYIMPANAN — PADAHAL SUDAH DIGAGALKAN BEA CUAI MADIUN

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:33 WIB

Babak Baru Dugaan Pengeroyokan di Mersam, Keluarga Terduga Pelaku Datangi Rumah Korban Minta Damai

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Keluarga Korban Pengeroyokan di Mersam Tegas Tolak Damai, Minta Semua Terduga Diproses Hukum

Berita Terbaru

Merangin

BERSHOLAWAT UNTUK NEGERI, MENJAGA HATI, MEMBANGUN DIRI

Selasa, 1 Sep 2026 - 15:45 WIB