Foto : Korban dan Ketua LAKI Batanghari
MATAJURNALIS.CO.ID, BATANGHARI — Babak baru kembali mencuat dalam kasus dugaan pengeroyokan terhadap warga berinisial AL (Alazi) di kawasan perkebunan eks PT Deli Muda Perkasa (DMP), Desa Simpang Rantau Gedang, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600px SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada Sabtu (22/8/2026), keluarga salah satu terduga pelaku berinisial MS disebut datang ke rumah korban untuk meminta penyelesaian secara damai.
Menurut keterangan keluarga korban, pihak keluarga MS menyampaikan bahwa anak mereka disebut hanya ikut-ikutan dan bukan sebagai pelaku utama.
Namun, istri korban NN menegaskan bahwa ia suami dan keluarga belum bersedia mengambil keputusan apa apa, apalagi untuk sebuah perdamaian .saya ingin seluruh pihak yang diduga terlibat dalam kasus penganiaya suami saya ditangkap dan diperiksa secara hukum dan undang undang yang berlaku.
“NN mengatakan bahwa Kami mau semua pelaku ditangkap dulu, biar jelas. Kami juga sudah memberikan kuasa kepada Ketua LCKI Kabupaten batang hari Yernawita, SH.
Ia kemudian menyarankan agar pihak keluarga terduga pelaku meminta pihak yang bersangkutan bersikap kooperatif dan datang menyerahkan diri untuk memenuhi pemeriksaan di Polres Batanghari.
“Lebih baik pelaku kooperatif datang ke Polres Batanghari.” Ujarnya
Sikap keluarga korban tersebut menunjukkan bahwa mereka memilih agar perkara dugaan pengeroyokan dan penganiayaan berat atas Allazi diproses terlebih dahulu untuk mengetahui secara jelas peran masing-masing pihak.
laporan korban Nomor LP/B/142/VIII/2026/SPKT/POLRES BATANGHARI/POLDA JAMBI.
Korban juga telah mengungkap kronologi dugaan pengeroyokan, termasuk dugaan dirinya dipukul dan dipijak sejumlah orang hingga mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Kanit Reskrim Polres Batanghari Ipda Rinaldo Ginting sebelumnya menyampaikan bahwa penyidik masih mengumpulkan data dan dan dalam waktu dekat bagi pelaku yang belum menyerahkan diri maka kami akan segera menetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO)
Dengan adanya upaya perdamaian dari pihak keluarga terduga pelaku, keluarga korban tetap menolak dan meminta agar proses pemeriksaan berjalan dan seluruh pihak yang diduga terlibat memberikan keterangan kepada penyidik. (Red)
Editor : Indra Wijaya
Sumber Berita : Istri Korban






