Diduga Jadi Surga Usaha Ilegal, Gudang Penimbunan BBM Solar Milik Kiki di Bungo Beroperasi Bebas Tanpa Sentuhan Hukum

Avatar

- Redaksi

Senin, 1 Juni 2026 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Diduga Gudang Minyak Ilegal Milik Kiki Tidak Tersentuh Hukum

MATAJURNALIS.CO.ID, MUARA BUNGO – Kabupaten Bungo diduga kuat menjadi salah satu wilayah pilihan utama bagi para pengusaha bahan bakar minyak (BBM) ilegal untuk menjalankan aksinya.

Wilayah ini dinilai sebagai tempat yang paling aman dan nyaman bagi pelaku usaha gelap, sehingga berbagai kegiatan penimbunan dan pengoplosan BBM ilegal terlihat semakin menjamur dan seolah luput dari pengawasan aparat penegak hukum (APH).

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu nama yang belakangan ini santer dibicarakan sebagai pengusaha BBM ilegal yang beroperasi leluasa dan belum pernah tersentuh hukum adalah Kiki. Berasal dari Jambi.

Kiki diketahui memiliki gudang penimbunan BBM yang terletak di Jalan Lingkar, Muara Bungo. Di lokasi yang dipagar seng itu, dia dengan sangat berani menimbun puluhan ton BBM jenis solar hasil pengoplosan, dan mendistribusikannya ke berbagai wilayah, bahkan hingga ke daerah tambang ilegal.

Berdasarkan informasi yang diterima awak media dan telah dikonfirmasi kebenarannya, gudang tersebut memang berfungsi sebagai sarang penimbunan sekaligus tempat pencampuran bahan bakar. Aktivitas ini berjalan rutin dan terbuka, seakan tidak ada rasa takut akan tindakan aparat, padahal kegiatan tersebut jelas-jelas melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menurut keterangan salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan identitasnya, (01/5/2026), usaha gelap milik Kiki itu sebenarnya sudah beroperasi cukup lama di wilayah Kabupaten Bungo. Warga setempat pun sudah hafal dengan aktivitas yang terjadi di balik pagar gudang tersebut.

“Itu gudang milik kiki, gudang ini tempat penimbunan minyak bang,” ujar warga tersebut saat ditemui di lokasi.

Dari hasil penelusuran, pasokan BBM ilegal dari gudang milik Kiki tidak hanya beredar di sekitar Muara Bungo saja. BBM hasil pengoplosan itu diketahui akan didistribusikan hingga ke wilayah Batu Kerbau dan Limbur Lubuk Mengkuang.

Baca Juga  Pengeroyokan Supir Batu Batanghari, Ketua LCKI Batanghari Yernawita S.H Angkat Bicara

Tujuannya pun jelas, yakni untuk memenuhi kebutuhan alat berat milik pelaku Pertambangan Tanpa Izin (PETI) yang masih marak beroperasi di daerah-daerah tersebut.

“Gudang ini jadi solusi ketika BBM langka dan sulit didapat di Bungo saat ini. Mobil truk itu juga akan berangkat ke Limbur membawa minyak untuk keperluan alat berat milik PETI yang ada di sana,” ungkap warga itu lagi.

Keberadaan gudang ini kini menjadi alternatif utama bagi para pelaku kegiatan ilegal lainnya.

Pasalnya, harga yang ditawarkan Kiki terbilang jauh lebih murah dibandingkan pedagang BBM ilegal lainnya.

Pantauan awak media di lokasi memperlihatkan tumpukan barang bukti yang cukup besar. Terlihat puluhan tangki berkapasitas 1 ton berisi minyak oplosan, sejumlah tangki rakitan berukuran besar dengan daya tampung 5 hingga 10 ton, serta drum-drum penampung yang tersusun rapi.

Di halaman gudang juga terparkir satu unit mobil tangki berwarna biru putih, yang diduga menjadi armada pengangkut pasokan BBM ilegal dari Jambi khusus untuk Kiki, sebelum kemudian disalurkan kembali ke para pembeli yang sebagian besar adalah pelaku kegiatan ilegal.

Beroperasinya usaha gelap ini dengan sangat bebas dan aman menimbulkan dugaan kuat bahwa Kiki memiliki perlindungan atau dukungan dari pihak-pihak tertentu yang memiliki kekuasaan, atau bahkan diduga ada oknum yang sengaja menjamin kelancaran usahanya. Kondisi ini tentu sangat disayangkan karena membuat nama baik Kabupaten Bungo tercoreng dan dianggap sebagai wilayah yang melindungi maraknya praktik ilegal.

Menyikapi kondisi tersebut, masyarakat setempat mendesak Kapolres Bungo untuk segera turun tangan menindak tegas dan memberantas keberadaan gudang penimbunan BBM solar ilegal milik Kiki.

Langkah ini dianggap perlu agar Bungo tidak terus-menerus disebut sebagai sarang mafia bahan bakar, serta memastikan tidak ada lagi tempat yang membiarkan kegiatan melanggar hukum berjalan bebas di wilayah hukum Kabupaten Bungo.(***)

Tinggalkan Komentar Anda Disini

Sumber Berita : SBS

Berita Terkait

Laporan Pidana Menggantung, Yernawita: Kami Siap Lapor ke Propam Jika Polres Batanghari Tidak Transparan
Diduga Lambat Tangani Kasus Penipuan & Penggelapan, Polsek Maro Sebo Ulu Dikritik Aktivis
Dugaan Pungutan Tidak Wajar Capai Puluhan Juta Rupiah dalam Pembuatan Sertifikat PTSL 2024 di Desa Simpang Rantau Gedang, Warga Mengeluh Beban Berlipat  
Polda Jambi Lakukan Rotasi 45 Personel, Iptu Arisman Resmi Jabat Kapolsek Pemayung Batanghari
Diduga Kejanggalan Administrasi Tanah di Simpang Rantau Gedang: Luas 1,69 Hektare Berubah Menjadi 1,8 Hektare
Lagi! Lokasi Minyak Ilegal Lahan Milik Akuang Terbakar di Batanghari, Status Sumur Terbakar Masih Ditelusuri
Pelaku Inisial MI dan DS dan Mr. X Belum Diamankan, Keluarga Korban Penganiayaan Warga Simpang Rantau Gedang Minta Polres Batanghari segera amankan pelaku
ROKOK ILEGAL MEREK AO TUMBUH SUBUR DI JAMBI: PT GRACIA EFATA MUARO JAMBI DIDUGA JADI GUDANG PENYIMPANAN — PADAHAL SUDAH DIGAGALKAN BEA CUAI MADIUN
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 13:08 WIB

Laporan Pidana Menggantung, Yernawita: Kami Siap Lapor ke Propam Jika Polres Batanghari Tidak Transparan

Selasa, 1 September 2026 - 14:34 WIB

Diduga Lambat Tangani Kasus Penipuan & Penggelapan, Polsek Maro Sebo Ulu Dikritik Aktivis

Selasa, 1 September 2026 - 13:28 WIB

Dugaan Pungutan Tidak Wajar Capai Puluhan Juta Rupiah dalam Pembuatan Sertifikat PTSL 2024 di Desa Simpang Rantau Gedang, Warga Mengeluh Beban Berlipat  

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Diduga Kejanggalan Administrasi Tanah di Simpang Rantau Gedang: Luas 1,69 Hektare Berubah Menjadi 1,8 Hektare

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Lagi! Lokasi Minyak Ilegal Lahan Milik Akuang Terbakar di Batanghari, Status Sumur Terbakar Masih Ditelusuri

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Pelaku Inisial MI dan DS dan Mr. X Belum Diamankan, Keluarga Korban Penganiayaan Warga Simpang Rantau Gedang Minta Polres Batanghari segera amankan pelaku

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:10 WIB

ROKOK ILEGAL MEREK AO TUMBUH SUBUR DI JAMBI: PT GRACIA EFATA MUARO JAMBI DIDUGA JADI GUDANG PENYIMPANAN — PADAHAL SUDAH DIGAGALKAN BEA CUAI MADIUN

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:33 WIB

Babak Baru Dugaan Pengeroyokan di Mersam, Keluarga Terduga Pelaku Datangi Rumah Korban Minta Damai

Berita Terbaru

Merangin

BERSHOLAWAT UNTUK NEGERI, MENJAGA HATI, MEMBANGUN DIRI

Selasa, 1 Sep 2026 - 15:45 WIB