Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief Resmikan Pusat Oleh Oleh

Avatar

- Redaksi

Minggu, 15 September 2024 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATAJURNALIS.CO.ID, BATANGHARI  -Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief didampingi Ketua Dekranasda Zulva Fadhil meresmikan Pusat Oleh-Oleh Kabupaten Batanghari yang berlokasi di depan Rumah Dinas Bupati Batanghari, Taman Aek Meliuk, Kecamatan Muarabulian, Senin (9/9/2024) pagi.

 

Peresmian Pusat Oleh-Oleh Kabupaten Batanghari tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh ketua Dekranasda Zulva Fadhil.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pada kesempatan tersebut Bupati Fadhil Arief juga melakukan penandatanganan prasasti pembangunan fisik tahun 2023. Yang merupakan hasil program kerja Dinas PUTR Batanghari yang telah selesai dibangun dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Batanghari.

 

Bersama Sekda Batanghari M Azan, forkopimda, dan kepala OPD serta para camat yang hadir, Bupati Fadhil dan Zulva Fadhil meninjau bangunan pusat oleh oleh yang dibangun Dinas PUTR Batanghari tersebut.

 

Bupati Fadhil Arief mengatakan, setelah sekian lama dinantikan, pusat oleh-oleh Kabupaten Batanghari hari ini sudah ada. Dia berharap para pelaku UMKM lebih bersemangat dengan dibukanya tempat oleh-oleh khas bumi Serentak Bak Regam.

 

“Pusat oleh-oleh Kabupaten Batanghari ini akan dikelola oleh Dekranasda. Ditempat inilah semua pelaku UKM memasarkan produk-produknya dari kecamatan yang ada di Kabupaten Batanghari,” ujarnya.

 

“Semoga semangat para pelaku UKM semakin meningkat. Kami dari Pemkab selalu mendukung dan juga turut mempromosikan ciri khas Kabupaten Batanghari, semoga tempat oleh-oleh ini bisa bermanfaat dan dapat meningkatkan perekonomian,” imbuhnya.

 

Bupati Fadhil juga menginginkan pelaku UMKM bisa menambah penghasilan, selain kuliner (makanan dan minuman), juga ada usaha kerajinan tangan dan kreasi batik khas asli Kabupaten Batanghari.(Red)

 

Tinggalkan Komentar Anda Disini

Baca Juga  Ilegal Drilling Marak Di tahura, Disinyalir Dinas Lingkungan Hidup Pembiaran Aktivitas Tersebut

Berita Terkait

Diduga Lambat Tangani Kasus Penipuan & Penggelapan, Polsek Maro Sebo Ulu Dikritik Aktivis
Dugaan Pungutan Tidak Wajar Capai Puluhan Juta Rupiah dalam Pembuatan Sertifikat PTSL 2024 di Desa Simpang Rantau Gedang, Warga Mengeluh Beban Berlipat  
Polda Jambi Lakukan Rotasi 45 Personel, Iptu Arisman Resmi Jabat Kapolsek Pemayung Batanghari
Diduga Kejanggalan Administrasi Tanah di Simpang Rantau Gedang: Luas 1,69 Hektare Berubah Menjadi 1,8 Hektare
Lagi! Lokasi Minyak Ilegal Lahan Milik Akuang Terbakar di Batanghari, Status Sumur Terbakar Masih Ditelusuri
Pelaku Inisial MI dan DS dan Mr. X Belum Diamankan, Keluarga Korban Penganiayaan Warga Simpang Rantau Gedang Minta Polres Batanghari segera amankan pelaku
Babak Baru Dugaan Pengeroyokan di Mersam, Keluarga Terduga Pelaku Datangi Rumah Korban Minta Damai
Keluarga Korban Pengeroyokan di Mersam Tegas Tolak Damai, Minta Semua Terduga Diproses Hukum
Berita ini 14 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 14:34 WIB

Diduga Lambat Tangani Kasus Penipuan & Penggelapan, Polsek Maro Sebo Ulu Dikritik Aktivis

Selasa, 1 September 2026 - 13:28 WIB

Dugaan Pungutan Tidak Wajar Capai Puluhan Juta Rupiah dalam Pembuatan Sertifikat PTSL 2024 di Desa Simpang Rantau Gedang, Warga Mengeluh Beban Berlipat  

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Polda Jambi Lakukan Rotasi 45 Personel, Iptu Arisman Resmi Jabat Kapolsek Pemayung Batanghari

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Diduga Kejanggalan Administrasi Tanah di Simpang Rantau Gedang: Luas 1,69 Hektare Berubah Menjadi 1,8 Hektare

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Pelaku Inisial MI dan DS dan Mr. X Belum Diamankan, Keluarga Korban Penganiayaan Warga Simpang Rantau Gedang Minta Polres Batanghari segera amankan pelaku

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:10 WIB

ROKOK ILEGAL MEREK AO TUMBUH SUBUR DI JAMBI: PT GRACIA EFATA MUARO JAMBI DIDUGA JADI GUDANG PENYIMPANAN — PADAHAL SUDAH DIGAGALKAN BEA CUAI MADIUN

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:33 WIB

Babak Baru Dugaan Pengeroyokan di Mersam, Keluarga Terduga Pelaku Datangi Rumah Korban Minta Damai

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Keluarga Korban Pengeroyokan di Mersam Tegas Tolak Damai, Minta Semua Terduga Diproses Hukum

Berita Terbaru

Merangin

BERSHOLAWAT UNTUK NEGERI, MENJAGA HATI, MEMBANGUN DIRI

Selasa, 1 Sep 2026 - 15:45 WIB