Dari Balik Jeruji Menuju Mandiri, Lapas Bangko Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Pangkas Rambut dan Tambal Ban
Bangko –Matajurnalis.co.id Kesempatan untuk berubah selalu berawal dari pembinaan yang tepat. Sebagai wujud komitmen dalam mencetak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mandiri dan produktif, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko menggelar pelatihan keterampilan pangkas rambut dan tambal ban.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600px SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Merangin yang berkolaborasi dalam mendukung program pembinaan kemandirian di Lapas. Pelatihan dipandu langsung oleh instruktur dari Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Merangin, sehingga para peserta memperoleh pembelajaran yang terstruktur melalui perpaduan materi teori dan praktik.
Pada pelatihan pangkas rambut, para Warga Binaan dibekali teknik dasar mencukur, penggunaan peralatan, penataan rambut, hingga cara memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan. Sementara pada pelatihan tambal ban, peserta mempelajari cara mengidentifikasi kerusakan ban, melakukan penambalan sesuai prosedur, menggunakan peralatan kerja dengan benar, serta memahami pentingnya keselamatan kerja.

Melalui praktik secara langsung, para peserta diberikan kesempatan untuk mengasah kemampuan sehingga lebih percaya diri dalam menguasai keterampilan yang dipelajari.
Antusiasme Warga Binaan terlihat sepanjang kegiatan. Mereka aktif mengikuti materi, berdiskusi dengan instruktur, serta mempraktikkan setiap teknik yang diajarkan. Keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal untuk membuka usaha mandiri maupun memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan masa pidana.
Kepala Lapas Kelas IIB Bangko, Heri, A.Md.IP., S.H., M.H., mengatakan bahwa pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dari sistem pemasyarakatan yang bertujuan mempersiapkan Warga Binaan agar siap kembali berbaur di tengah masyarakat.
«”Kami percaya setiap orang berhak mendapatkan kesempatan untuk berubah. Melalui pelatihan ini, Warga Binaan dibekali keterampilan yang dapat menjadi modal untuk bekerja maupun berwirausaha setelah bebas nanti. Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Merangin atas dukungan yang diberikan serta kepada BLK Kabupaten Merangin yang telah menghadirkan instruktur yang kompeten. Semoga sinergi ini terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi proses pembinaan serta menjadi langkah awal bagi Warga Binaan untuk membangun masa depan yang lebih baik,” ujar Heri.»
Lapas Kelas IIB Bangko berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menghadirkan program pembinaan yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdampak nyata. Melalui pembinaan keterampilan, diharapkan setiap Warga Binaan memiliki bekal untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri, produktif, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat setelah kembali ke lingkungan sosialnya.(WIT)






