Diduga Jadi Korban Percobaan Pembunuhan, Warga Belanti Jaya Laporkan Kasus ke Polres Batang Hari

Avatar

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Jadi Korban Percobaan Pembunuhan, Warga Belanti Jaya Laporkan Kasus ke Polres Batang Hari

 

Batang Hari –MATAJURNALIS.CO.ID Seorang warga Desa Belanti Jaya, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batang Hari, bernama Edi Tambunan, melaporkan dugaan tindak pidana percobaan pembunuhan dan pengancaman yang dialaminya ke Polres Batang Hari.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Laporan tersebut telah diterima oleh pihak kepolisian dan tercatat dalam Surat Tanda Bukti Penerimaan Pengaduan (STBPP) Nomor: STBPP/164/VI/2026/Sat Reskrim Batang Hari tertanggal 8 Juni 2026.

 

Berdasarkan keterangan yang disampaikan pelapor, peristiwa itu terjadi pada Kamis siang sekitar pukul 12.30 WIB di areal kebun kelapa sawit miliknya yang berada di RT 17 Desa Belanti Jaya, Kecamatan Mersam.

 

Saat kejadian, Edi Tambunan bersama istrinya, Rosliana, Resmida, serta anaknya Aldi sedang melakukan pembersihan rumput di sekitar kebun. Sekitar pukul 13.00 WIB, datang sekelompok orang yang diperkirakan berjumlah sekitar 20 orang menggunakan sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat.

 

Menurut pengakuan pelapor, rombongan tersebut berhenti di depan kebunnya dan terjadi perdebatan terkait aktivitas panen di lokasi tersebut. Adu argumen yang semula berlangsung secara verbal kemudian memanas hingga diduga berujung pada tindakan kekerasan.

 

Edi mengaku sempat mengalami tindakan fisik berupa cekikan dan pukulan yang dilakukan oleh salah seorang dari rombongan tersebut. Situasi semakin mencekam ketika seorang pria bernama Derbin, menurut keterangan pelapor, diduga menodongkan senjata api rakitan ke arahnya.

 

Selain itu, pelapor juga mengaku mendapat ancaman dari seorang pria bernama Aswandi yang diduga melontarkan ancaman terhadap dirinya beserta keluarganya.

 

Merasa keselamatan dirinya terancam, Edi Tambunan akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Batang Hari guna mendapatkan perlindungan hukum serta meminta aparat penegak hukum melakukan penyelidikan atas dugaan tindak pidana yang dilaporkannya.

Baca Juga  LCKI BATANG HARI BERBAGI TAKJIL DI SIMPANG BBC MUARA BULIAN, WUJUD KEPEDULIAN DI BULAN RAMADAN

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap laporan yang disampaikan pelapor. Sementara itu, pihak-pihak yang namanya disebut dalam laporan tersebut belum memberikan keterangan maupun tanggapan resmi terkait tuduhan yang diarahkan kepada mereka.

 

Catatan Redaksi: Seluruh informasi dalam pemberitaan ini bersumber dari laporan pengaduan yang telah diterima pihak kepolisian. Dugaan peristiwa tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan belum terdapat putusan hukum yang berkekuatan tetap. Semua pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini tetap memiliki hak untuk memberikan klarifikasi serta memperoleh asas praduga tidak bersalah sesuai ketentuan hukum yang berlaku.(TIM)

Tinggalkan Komentar Anda Disini

Berita Terkait

Diduga Lambat Tangani Kasus Penipuan & Penggelapan, Polsek Maro Sebo Ulu Dikritik Aktivis
Dugaan Pungutan Tidak Wajar Capai Puluhan Juta Rupiah dalam Pembuatan Sertifikat PTSL 2024 di Desa Simpang Rantau Gedang, Warga Mengeluh Beban Berlipat  
Polda Jambi Lakukan Rotasi 45 Personel, Iptu Arisman Resmi Jabat Kapolsek Pemayung Batanghari
Diduga Kejanggalan Administrasi Tanah di Simpang Rantau Gedang: Luas 1,69 Hektare Berubah Menjadi 1,8 Hektare
Lagi! Lokasi Minyak Ilegal Lahan Milik Akuang Terbakar di Batanghari, Status Sumur Terbakar Masih Ditelusuri
Pelaku Inisial MI dan DS dan Mr. X Belum Diamankan, Keluarga Korban Penganiayaan Warga Simpang Rantau Gedang Minta Polres Batanghari segera amankan pelaku
Babak Baru Dugaan Pengeroyokan di Mersam, Keluarga Terduga Pelaku Datangi Rumah Korban Minta Damai
Keluarga Korban Pengeroyokan di Mersam Tegas Tolak Damai, Minta Semua Terduga Diproses Hukum
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 14:34 WIB

Diduga Lambat Tangani Kasus Penipuan & Penggelapan, Polsek Maro Sebo Ulu Dikritik Aktivis

Selasa, 1 September 2026 - 13:28 WIB

Dugaan Pungutan Tidak Wajar Capai Puluhan Juta Rupiah dalam Pembuatan Sertifikat PTSL 2024 di Desa Simpang Rantau Gedang, Warga Mengeluh Beban Berlipat  

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Polda Jambi Lakukan Rotasi 45 Personel, Iptu Arisman Resmi Jabat Kapolsek Pemayung Batanghari

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Diduga Kejanggalan Administrasi Tanah di Simpang Rantau Gedang: Luas 1,69 Hektare Berubah Menjadi 1,8 Hektare

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Pelaku Inisial MI dan DS dan Mr. X Belum Diamankan, Keluarga Korban Penganiayaan Warga Simpang Rantau Gedang Minta Polres Batanghari segera amankan pelaku

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:10 WIB

ROKOK ILEGAL MEREK AO TUMBUH SUBUR DI JAMBI: PT GRACIA EFATA MUARO JAMBI DIDUGA JADI GUDANG PENYIMPANAN — PADAHAL SUDAH DIGAGALKAN BEA CUAI MADIUN

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:33 WIB

Babak Baru Dugaan Pengeroyokan di Mersam, Keluarga Terduga Pelaku Datangi Rumah Korban Minta Damai

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Keluarga Korban Pengeroyokan di Mersam Tegas Tolak Damai, Minta Semua Terduga Diproses Hukum

Berita Terbaru

Merangin

BERSHOLAWAT UNTUK NEGERI, MENJAGA HATI, MEMBANGUN DIRI

Selasa, 1 Sep 2026 - 15:45 WIB