Fakultas Syari’ah dan Hukum UNISBA Gelar Review Kurikulum dan Pedoman Skripsi untuk Tingkatkan Kualitas Akademik

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATAJURNALIS. CO. ID, BATANGHARI – Dalam upaya terus-menerus meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan tinggi, Fakultas Syari’ah dan Hukum Universitas Islam Batanghari (UNISBA) menyelenggarakan kegiatan Review Kurikulum dan Pedoman Penulisan Skripsi. Acara yang berlangsung pada Jumat, 23 Agustus 2025 ini dihadiri oleh seluruh unsur civitas akademika, termasuk Dekan, Ketua Program Studi, Dosen Tetap, perwakilan Mahasiswa, Alumni, serta Stakeholder dari berbagai lembaga profesional.

 

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini menjadi platform strategis untuk mengevaluasi dan menyelaraskan kurikulum pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan ilmu hukum dan syari’ah kontemporer. Selain itu, review terhadap pedoman penulisan skripsi bertujuan untuk menyempurnakan standar penelitian ilmiah mahasiswa, memastikan orisinalitas, kedalaman analisis, dan relevansinya dengan permasalahan aktual di masyarakat.

 

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum, Dr. Iwan Aprianto, S.Pd.I., M.Pd., menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam proses ini. “Review kurikulum bukanlah agenda birokrasi semata, melainkan sebuah ikhtiar kolektif untuk memastikan bahwa lulusan kita tidak hanya unggul secara akademis tetapi juga siap bersaing dan memberikan kontribusi nyata di masyarakat. Sinergi antara akademisi, praktisi, mahasiswa, dan alumni adalah kunci untuk menciptakan kurikulum yang dinamis, adaptif, dan futuristik,” paparnya.

 

Beliau juga menambahkan bahwa penyempurnaan pedoman skripsi diharapkan dapat memudahkan mahasiswa dalam proses penyusunan tugas akhir sekaligus meningkatkan kualitas output penelitian yang dihasilkan, sehingga dapat berkontribusi pada khazanah keilmuan dan pemecahan masalah praktis.

 

Selanjutnya, Ketua Program Studi Hukum Ekonomi Syari’ah (HES), Sopian, S.H., M.Si., memaparkan draft evaluasi kurikulum yang telah disusun oleh tim prodi. “Kami melakukan kajian mendalam terhadap trend keilmuan, kebutuhan pasar kerja, dan masukan dari alumni yang telah terjun di berbagai sektor. Beberapa mata kuliah mungkin perlu penyesuaian bobot SKS, penambahan skill tertentu, atau bahkan pengembangan konsentrasi baru yang lebih spesifik untuk menjawab tantangan zaman,” jelasnya.

Baca Juga  Tak Patut Dicontoh, Oknum PJS Kades Merlung Arogan Kepada Awak Media

 

Sopian juga menjelaskan poin-poin pembaruan dalam pedoman skripsi, yang antara lain mencakup penajaman metodologi penelitian, format penulisan yang lebih baku, serta mekanisme pengawasan dan ujian yang transparan untuk memastikan proses bimbingan berjalan efektif dan efisien.

 

Kehadiran perwakilan stakeholder memberikan warna yang sangat berharga. Masukan dari dunia praktik membantu mengidentifikasi competency gap antara lulusan dan kebutuhan industri, sehingga kurikulum yang dihasilkan benar-benar aplikatif.

 

Kegiatan yang berlangsung dinamis dan penuh diskusi produktif ini diharapkan menjadi landasan bagi Fakultas Syari’ah dan Hukum UNISBA untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori hukum dan syari’ah secara komprehensif tetapi juga memiliki kompetensi praktis, berintegritas tinggi, dan mampu menjadi agen perubahan dalam pembangunan hukum nasional yang berkeadilan.

Tinggalkan Komentar Anda Disini

Berita Terkait

Diduga Lambat Tangani Kasus Penipuan & Penggelapan, Polsek Maro Sebo Ulu Dikritik Aktivis
Dugaan Pungutan Tidak Wajar Capai Puluhan Juta Rupiah dalam Pembuatan Sertifikat PTSL 2024 di Desa Simpang Rantau Gedang, Warga Mengeluh Beban Berlipat  
Polda Jambi Lakukan Rotasi 45 Personel, Iptu Arisman Resmi Jabat Kapolsek Pemayung Batanghari
Diduga Kejanggalan Administrasi Tanah di Simpang Rantau Gedang: Luas 1,69 Hektare Berubah Menjadi 1,8 Hektare
Lagi! Lokasi Minyak Ilegal Lahan Milik Akuang Terbakar di Batanghari, Status Sumur Terbakar Masih Ditelusuri
Pelaku Inisial MI dan DS dan Mr. X Belum Diamankan, Keluarga Korban Penganiayaan Warga Simpang Rantau Gedang Minta Polres Batanghari segera amankan pelaku
Babak Baru Dugaan Pengeroyokan di Mersam, Keluarga Terduga Pelaku Datangi Rumah Korban Minta Damai
Keluarga Korban Pengeroyokan di Mersam Tegas Tolak Damai, Minta Semua Terduga Diproses Hukum
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 14:34 WIB

Diduga Lambat Tangani Kasus Penipuan & Penggelapan, Polsek Maro Sebo Ulu Dikritik Aktivis

Selasa, 1 September 2026 - 13:28 WIB

Dugaan Pungutan Tidak Wajar Capai Puluhan Juta Rupiah dalam Pembuatan Sertifikat PTSL 2024 di Desa Simpang Rantau Gedang, Warga Mengeluh Beban Berlipat  

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Polda Jambi Lakukan Rotasi 45 Personel, Iptu Arisman Resmi Jabat Kapolsek Pemayung Batanghari

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Diduga Kejanggalan Administrasi Tanah di Simpang Rantau Gedang: Luas 1,69 Hektare Berubah Menjadi 1,8 Hektare

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Pelaku Inisial MI dan DS dan Mr. X Belum Diamankan, Keluarga Korban Penganiayaan Warga Simpang Rantau Gedang Minta Polres Batanghari segera amankan pelaku

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:10 WIB

ROKOK ILEGAL MEREK AO TUMBUH SUBUR DI JAMBI: PT GRACIA EFATA MUARO JAMBI DIDUGA JADI GUDANG PENYIMPANAN — PADAHAL SUDAH DIGAGALKAN BEA CUAI MADIUN

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:33 WIB

Babak Baru Dugaan Pengeroyokan di Mersam, Keluarga Terduga Pelaku Datangi Rumah Korban Minta Damai

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Keluarga Korban Pengeroyokan di Mersam Tegas Tolak Damai, Minta Semua Terduga Diproses Hukum

Berita Terbaru

Merangin

BERSHOLAWAT UNTUK NEGERI, MENJAGA HATI, MEMBANGUN DIRI

Selasa, 1 Sep 2026 - 15:45 WIB