Hukum Eksploitasi dan Eksplorasi Di Kabupaten Batanghari Disinyalir Tajam Kebawah Tumpul Keatas, Irul Biji Nangko Malenggang

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 28 September 2024 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATAJURNALIS.CO.ID, BATANGHARI – Sungguh sangat di sayangkan hukum di Kabupaten Batanghari, disiyalir hukum tersebut tajam ke bawah tumpul ke atas, untuk di ketahui, aktivitas ilegal drilling yang sangat marak saat ini di Desa Senami seakan hanya isapan jempol belakang. (28/09/24)

Bagaimana tidak, para Pemodal yang melakukan  eksploitasi minyak bumi di Desa Senami hingga saat ini belum ada tindakan tegas dari Aparat Penegak Hukum (APH). Kebanyakan para pekerja yang menjadi korban para pemodal Ilegal Drilling.

Salah satu pelaku Eksploitasi (ilegal drilling) yang saat ini yang belum perna tersentuh Aparat Penegak Hukum Polres Batanghari (APH) yaitu Irul Biji Nangko, Warga Kampung Tengah, Kecamatan Muara Bulian. Untuk di ketahui Irul Biji Nangko merupakan pelaku dan pemodal Ilegal Drilling yang sangat lama melakukan bisni Eksploitasi ( ilegal drilling )di Kabupaten Batanghari .

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kanit Tipiter Polres Batanghari IPDA Ferdina Ginting  hingga saat ini belum bisa di temui awak media.

Sementara itu Pelaku Eksploitasi Irul Biji Nangko saat di konfirmasi awak media  lewat whatasapp belum ada tanggapan

Atas tindakan  dan perbuatan pelaku yang mana di sebutkan bagi setiap orang melakukan eksplorasi dan atau eksploitasi tanpa memiliki perizinan berusaha dan atau kontrak kerjasama sebagai dimaksud dalam pasal 52 undangan undangan Republik Indonesia nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi sebagaimana di ubah dengan Pasal 40 angka 7 undangan undangan Republik Indonesia nomor 06 tahun 2003 tentang Penetapan perpu nomor 02 tahun 2022 tentang cipta kerja menjadi undangan undangan. 

Berdasarkan ketentuan normatif dikatakan bahwa pelaku eksploitasi minyak bumi tanpa kontrak kerja bisa di ancam dengan pidana maximal 6 tahun penjara dan denda sejumlah Rp.60.000.000.000,00 ( enam puluh miliar rupiah). (Red)

Berita Terkait

PT ACA Hadir di Sungai Rengas, Warga Berharap Lapangan Kerja dan Ekonomi Petani Sawit Meningkat
Dari Lapangan Hijau untuk Masyarakat, Muhammad Zinedine Zidane Dukung Pemuda dan UMKM Batang Hari
BANTAH DUGAAN PELANGGARAN IZIN PKS DI SUNGAI RENGAS, KABID PERIZINAN BATANG HARI: SEMUA SUDAH SESUAI REGULASI
H. Elpisina Hadiri Pengukuhan Pengurus PKB Batang Hari, Yernawita SH Dipercaya Jadi Salah Satu Wakil Ketua Periode 2026–2031
Warga Mersam Klaim Tanah Perkebunan PT IAA/ICA Masuk Ke Kelompok Tani Mersam Jaya
Sat Narkoba Polres Batanghari Gencar Laksanakan KRYD, 6 Terduga Pengedar Dan Pengguna Narkotika Diamankan
Dugaan Sengketa Lahan 450 Hektare di Batang Hari, Lahmudin Minta Kepastian Hukum dan Dorong Aksi Damai ke Kejati Jambi
Polres Batang Hari Gelar Operasi Sarang Narkoba di Lubuk Ruso, Sidak Lokasi yang Diduga Jadi Markas Peredaran Narkotika

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:27 WIB

PT ACA Hadir di Sungai Rengas, Warga Berharap Lapangan Kerja dan Ekonomi Petani Sawit Meningkat

Minggu, 1 November 2026 - 19:02 WIB

Dari Lapangan Hijau untuk Masyarakat, Muhammad Zinedine Zidane Dukung Pemuda dan UMKM Batang Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:58 WIB

BANTAH DUGAAN PELANGGARAN IZIN PKS DI SUNGAI RENGAS, KABID PERIZINAN BATANG HARI: SEMUA SUDAH SESUAI REGULASI

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Warga Mersam Klaim Tanah Perkebunan PT IAA/ICA Masuk Ke Kelompok Tani Mersam Jaya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Sat Narkoba Polres Batanghari Gencar Laksanakan KRYD, 6 Terduga Pengedar Dan Pengguna Narkotika Diamankan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Dugaan Sengketa Lahan 450 Hektare di Batang Hari, Lahmudin Minta Kepastian Hukum dan Dorong Aksi Damai ke Kejati Jambi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Polres Batang Hari Gelar Operasi Sarang Narkoba di Lubuk Ruso, Sidak Lokasi yang Diduga Jadi Markas Peredaran Narkotika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Angkutan Batu Bara Diduga Diputar Balik di Gerbang Tol Pijoan, Pengelola Beri Penjelasan

Berita Terbaru