Kalapas Muara Bulian Guncang Pemasyarakatan: “Kami Nyatakan Perang Tanpa Ampun terhadap Narkoba dan HP Ilegal!”

Avatar

- Redaksi

Jumat, 30 Mei 2025 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATAJURNALIS.CO.ID, BATANGHARI -Angin perubahan bertiup kencang dari balik jeruji Lapas Muara Bulian. Dalam pernyataan yang tegas, berani, dan mengguncang, Kepala Lapas Kelas IIB Muara Bulian, Muhammad Ilham Santoso Sahdani, mendeklarasikan perang total tanpa kompromi terhadap peredaran narkoba dan handphone ilegal di lingkungan Lapas.

 

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam penyampaian resminya, Kalapas Ilham tak sekadar berbicara — ia menggugah kesadaran dan menyerukan revolusi mental di tubuh pemasyarakatan.

 

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Muhammad Ilham Santoso Sahdani, Kepala Lapas Kelas IIB Muara Bulian, menyatakan perang terhadap narkoba. Saya menjamin tidak ada peredaran narkoba dan handphone di dalam Lapas Muara Bulian. Saya berjanji akan menindak tegas apabila terjadi pelanggaran tersebut,” ucapnya lugas, tegas, dan tanpa basa-basi.

 

 

Pernyataan ini bukan sekadar simbolik. Ilham mewakili generasi pemimpin pemasyarakatan yang siap membongkar stigma lama dan memulai era baru: bersih, transparan, dan penuh integritas.

Tiga Poin Serangan Balik Lapas Muara Bulian:

1. Narkoba Musuh Bersama: Tak akan ada ruang sekecil apa pun bagi peredaran narkoba.

2. Zero Tolerance terhadap Oknum Pegawai: Siapa pun pegawai yang terbukti terlibat, akan diproses hukum hingga tuntas.

3. HP Ilegal Diberantas Total: Handphone tidak boleh lagi menjadi alat kendali kejahatan dari balik jeruji.

Gerakan ini didukung penuh oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, yang telah memberi waktu 1 minggu kepada seluruh Kakanwil dan Ka. UPT di Indonesia untuk membuat pernyataan terbuka ke publik dan media — bukti nyata bahwa reformasi bukan slogan kosong.

 

“Jika masih ada yang bermain-main dengan narkoba atau handphone, warga binaan akan langsung kami pindahkan ke lapas dengan pengamanan superketat. Dan bagi pegawai, hukum adalah jawabannya. Tidak ada perlindungan bagi pelanggar,” tegas Kalapas Ilham.

Baca Juga  Gemilang di Kancah Regional, Pramuka UNISBA Sabet Gelar Ganda Lomba Susur Halang Rintang 2025*

Langkah tegas ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, termasuk masyarakat dan media lokal, yang menyebut gebrakan ini sebagai momentum kebangkitan Lapas Muara Bulian sebagai teladan nasional.

“Bukan Sekadar Lapas — Ini Adalah Benteng Moral Baru”

 

Kalapas Muara Bulian bukan hanya bicara soal keamanan. Ia bicara soal harga diri institusi, amanah negara, dan masa depan warga binaan. Bahwa pemasyarakatan sejatinya adalah tempat penguatan moral, bukan sarang penyimpangan.

 

“Pemasyarakatan adalah pengabdian. Dan saya pastikan, Lapas Muara Bulian tidak akan menjadi tempat berlindung bagi kejahatan. Di sini tempat untuk berubah dan dibina — bukan untuk mengendalikan kejahatan dari dalam,” pungkasnya.

Lapas Bersih, Pemasyarakatan Bermartabat. Dari Muara Bulian, kami mulai gerakan perubahan. Tutupnya (Red)

Tinggalkan Komentar Anda Disini

Berita Terkait

Laporan Pidana Menggantung, Yernawita: Kami Siap Lapor ke Propam Jika Polres Batanghari Tidak Transparan
Keluarga Besar Pemasyarakatan Jambi Lepas Kepergian Ahmad Joki Rustandi
BERSHOLAWAT UNTUK NEGERI, MENJAGA HATI, MEMBANGUN DIRI
Diduga Lambat Tangani Kasus Penipuan & Penggelapan, Polsek Maro Sebo Ulu Dikritik Aktivis
Dugaan Pungutan Tidak Wajar Capai Puluhan Juta Rupiah dalam Pembuatan Sertifikat PTSL 2024 di Desa Simpang Rantau Gedang, Warga Mengeluh Beban Berlipat  
Polda Jambi Lakukan Rotasi 45 Personel, Iptu Arisman Resmi Jabat Kapolsek Pemayung Batanghari
Diduga Kejanggalan Administrasi Tanah di Simpang Rantau Gedang: Luas 1,69 Hektare Berubah Menjadi 1,8 Hektare
Lagi! Lokasi Minyak Ilegal Lahan Milik Akuang Terbakar di Batanghari, Status Sumur Terbakar Masih Ditelusuri
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 13:08 WIB

Laporan Pidana Menggantung, Yernawita: Kami Siap Lapor ke Propam Jika Polres Batanghari Tidak Transparan

Selasa, 1 September 2026 - 14:34 WIB

Diduga Lambat Tangani Kasus Penipuan & Penggelapan, Polsek Maro Sebo Ulu Dikritik Aktivis

Selasa, 1 September 2026 - 13:28 WIB

Dugaan Pungutan Tidak Wajar Capai Puluhan Juta Rupiah dalam Pembuatan Sertifikat PTSL 2024 di Desa Simpang Rantau Gedang, Warga Mengeluh Beban Berlipat  

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Diduga Kejanggalan Administrasi Tanah di Simpang Rantau Gedang: Luas 1,69 Hektare Berubah Menjadi 1,8 Hektare

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Lagi! Lokasi Minyak Ilegal Lahan Milik Akuang Terbakar di Batanghari, Status Sumur Terbakar Masih Ditelusuri

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Pelaku Inisial MI dan DS dan Mr. X Belum Diamankan, Keluarga Korban Penganiayaan Warga Simpang Rantau Gedang Minta Polres Batanghari segera amankan pelaku

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:10 WIB

ROKOK ILEGAL MEREK AO TUMBUH SUBUR DI JAMBI: PT GRACIA EFATA MUARO JAMBI DIDUGA JADI GUDANG PENYIMPANAN — PADAHAL SUDAH DIGAGALKAN BEA CUAI MADIUN

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:33 WIB

Babak Baru Dugaan Pengeroyokan di Mersam, Keluarga Terduga Pelaku Datangi Rumah Korban Minta Damai

Berita Terbaru

Merangin

BERSHOLAWAT UNTUK NEGERI, MENJAGA HATI, MEMBANGUN DIRI

Selasa, 1 Sep 2026 - 15:45 WIB