Kapolsek Danau Kerinci Bubarkan Pesta Organ Tunggal Malam Hari, Diduga Ada Provokasi dari Seorang Warga
Kerinci, Matajurnalis.co.id – Kapolsek Danau Kerinci, IPTU Arisman, bersama personel Polsek Danau Kerinci mendatangi lokasi pesta organ tunggal pada Jum’at malam (17/7/2026) setelah menerima laporan dari Lembaga Adat Sanggaran Agung terkait adanya kegiatan hiburan malam yang diduga disertai pesta minuman keras.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600px SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan informasi yang diterima, kegiatan organ tunggal tersebut berlangsung hingga malam hari dan dikhawatirkan berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk penyalahgunaan narkoba, konsumsi minuman keras, hingga konflik antar pemuda.
Menindaklanjuti laporan tersebut, IPTU Arisman bersama anggotanya langsung menuju lokasi untuk memberikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat. Dalam penyampaiannya, Kapolsek menjelaskan bahwa hiburan musik pada malam hari tidak diperbolehkan apabila berpotensi mengganggu ketertiban umum serta memicu tindakan yang melanggar hukum.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas. Kegiatan hiburan hendaknya mematuhi aturan yang berlaku sehingga tidak menjadi pemicu terjadinya penyalahgunaan narkoba, minuman keras maupun perselisihan antarwarga,” ujar Kapolsek saat memberikan sosialisasi di lokasi.
Namun, di tengah penyampaian imbauan tersebut, situasi sempat memanas. Seorang warga berinisial R diduga melakukan provokasi dengan mengajak warga lainnya naik ke atas panggung dan berteriak ketika Kapolsek sedang memberikan arahan kepada masyarakat.
Meski demikian, aparat kepolisian tetap mengedepankan pendekatan persuasif sehingga situasi berhasil dikendalikan dan tidak berkembang menjadi keributan yang lebih besar.
Salah seorang warga yang berada di lokasi dan meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengaku mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan pihak kepolisian.
«”Kami memahami apa yang disampaikan Kapolsek. Tujuannya untuk menjaga keamanan dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Memang sempat ada yang berteriak dan mencoba memancing suasana, tetapi untungnya anggota kepolisian tetap tenang sehingga kondisi bisa dikendalikan,” ungkapnya.»
Warga tersebut berharap seluruh masyarakat dapat lebih bijak dalam menyelenggarakan hiburan serta menghormati aturan yang berlaku demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.
Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi dilaporkan tetap aman dan kondusif. Polisi mengimbau masyarakat agar selalu bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang tertib, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba maupun minuman keras.Apabila belum ada penetapan hukum terhadap warga berinisial R, sebaiknya gunakan frasa seperti “diduga melakukan provokasi” agar pemberitaan tetap berimbang dan sesuai dengan kaidah jurnalistik.(WIT)






