Perkuat Pembinaan Warga Binaan, Lapas Bangko Gandeng BAZNAS dan PKBM ADS Tunas Mulia
Bangko –Matajurnalis.co.id Selasa tgl 23/06/26
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600px SCROLL TO RESUME CONTENT
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko terus memperkuat program pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui sinergi dengan berbagai pihak. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Merangin dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) ADS Tunas Mulia yang dirangkaikan dengan pembukaan program pelatihan kemandirian dan pembinaan kepribadian bagi warga binaan, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Merangin yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Hendri Widodo, S.P., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin Dr. Misriandi, S.Pd., M.M., Kabag Kerja Sama Setda Kabupaten Merangin Iwan Indriawan, S.Pd.I., Kabid Tenaga Kerja DPMPTSP dan Tenaga Kerja Kabupaten Merangin Sopianto, S.Psi., Kasubbag Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Merangin Abdul Aziz, S.Pd.I., M.Pd.I., Plh Ketua BAZNAS Kabupaten Merangin Drs. H. Marzuki Yahya, Kepala PKBM ADS Tunas Mulia Sartika, S.Pd., Gr., serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Kehadiran para tamu disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Bangko, Heri, A.Md.IP., S.H., M.H.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan Plh Ketua BAZNAS Kabupaten Merangin, Drs. H. Marzuki Yahya, yang menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama dengan Lapas Bangko dalam mendukung program pembinaan warga binaan.

Selanjutnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin, Dr. Misriandi, S.Pd., M.M., menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan pendidikan nonformal bagi warga binaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Sebagai bentuk komitmen bersama, dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Lapas Kelas IIB Bangko dengan BAZNAS Kabupaten Merangin dan PKBM ADS Tunas Mulia. Kerja sama tersebut menjadi landasan pelaksanaan berbagai program pembinaan di bidang pendidikan, keterampilan kerja, serta penguatan kepribadian warga binaan.
Pada kesempatan yang sama, Plh Ketua BAZNAS Kabupaten Merangin menyerahkan bantuan dukungan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan serta Surat Keputusan Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Lapas Kelas IIB Bangko kepada Kepala Lapas Bangko.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program sosial dan kemanusiaan yang dikelola BAZNAS, Kepala Lapas Bangko juga menyerahkan hasil pengumpulan infak dan sedekah dari UPZ Lapas Bangko kepada Plh Ketua BAZNAS Kabupaten Merangin.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Lapas Kelas IIB Bangko, Heri, A.Md.IP., S.H., M.H., yang sekaligus membuka secara resmi program pembinaan bagi warga binaan.
Dalam sambutannya, Heri menegaskan bahwa pembinaan merupakan bagian penting dari proses pemasyarakatan yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan, pendidikan, serta pembentukan karakter yang lebih baik sebelum kembali ke tengah masyarakat.
“Melalui kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Merangin dan PKBM ADS Tunas Mulia, kami berupaya menghadirkan program pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan. Pelatihan keterampilan dan pendidikan nonformal ini diharapkan menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan, kepercayaan diri, serta peluang mereka hidup mandiri setelah kembali ke masyarakat,” ujar Heri.
Sebagai simbol dimulainya program pembinaan, Kepala Lapas Bangko melakukan pengalungan tanda peserta kepada perwakilan warga binaan yang akan mengikuti pelatihan kemandirian berupa pangkas rambut dan tambal ban, serta program pendidikan nonformal yang meliputi keaksaraan, Paket A, Paket B, dan Paket C.
Melalui kerja sama ini, Lapas Kelas IIB Bangko menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung keberhasilan reintegrasi sosial serta menciptakan warga binaan yang lebih mandiri, produktif, dan siap kembali menjadi bagian dari masyarakat.(WIT)






