Polres Batanghari Sudah Tetapkan 3 Tersangka, Korban Klaim Ada 7 Orang Pelaku  

Avatar

- Redaksi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Istimewa

 

MATA JURNALIS.CO.ID BATANGHARI – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Batanghari hingga saat ini belum berhasil mengamankan empat dari total pelaku kasus penganiayaan berat yang terjadi di Desa Simpang Rantau Gedang, Kabupaten Batanghari, Jambi. Padahal, penyidik sudah resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus ini.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Berdasarkan data yang dihimpun, keempat pelaku yang masih buron memiliki inisial MI, RO, DS, dan MR X. Sementara itu, tiga orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Sat Reskrim Polres Batanghari adalah berinisial AE, FR, dan MS.

 

Ada perbedaan keterangan mengenai jumlah pelaku yang terlibat dalam penganiayaan ini. Dari pengakuan korban, dirinya dianiaya oleh sekitar tujuh orang. Namun, Kanit Pidum Polres Batanghari, IPDA Ginting, memastikan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan sementara, jumlah pelaku yang teridentifikasi berjumlah empat orang.

 

Ninuk, istri korban yang ditemui awak media, menyampaikan harapan agar seluruh pelaku yang terlibat segera ditangkap dan dipertanggungjawabkan di hadapan hukum.

 

“Kami sangat berharap semua pelaku bisa berhasil diamankan secepatnya, agar kami dan keluarga bisa mendapatkan keadilan yang sesungguhnya,” ujar Ninuk.

 

Ia juga menambahkan bahwa dirinya bersama suaminya akan dipanggil oleh pihak Polres Batanghari pada hari Jumat besok untuk dimintai keterangan lebih lanjut selaku korban dalam kasus ini.

 

Pihak kepolisian berjanji akan terus melakukan penelusuran dan upaya pengamanan terhadap pelaku yang masih buron, serta meminta masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan mereka untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat. (Red)

 

 

Editor : Indra Wijaya

Sumber Berita : Istri Korban

Berita Terkait

PT ACA Hadir di Sungai Rengas, Warga Berharap Lapangan Kerja dan Ekonomi Petani Sawit Meningkat
Dari Lapangan Hijau untuk Masyarakat, Muhammad Zinedine Zidane Dukung Pemuda dan UMKM Batang Hari
BANTAH DUGAAN PELANGGARAN IZIN PKS DI SUNGAI RENGAS, KABID PERIZINAN BATANG HARI: SEMUA SUDAH SESUAI REGULASI
H. Elpisina Hadiri Pengukuhan Pengurus PKB Batang Hari, Yernawita SH Dipercaya Jadi Salah Satu Wakil Ketua Periode 2026–2031
Warga Mersam Klaim Tanah Perkebunan PT IAA/ICA Masuk Ke Kelompok Tani Mersam Jaya
Sat Narkoba Polres Batanghari Gencar Laksanakan KRYD, 6 Terduga Pengedar Dan Pengguna Narkotika Diamankan
Dugaan Sengketa Lahan 450 Hektare di Batang Hari, Lahmudin Minta Kepastian Hukum dan Dorong Aksi Damai ke Kejati Jambi
Polres Batang Hari Gelar Operasi Sarang Narkoba di Lubuk Ruso, Sidak Lokasi yang Diduga Jadi Markas Peredaran Narkotika

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:27 WIB

PT ACA Hadir di Sungai Rengas, Warga Berharap Lapangan Kerja dan Ekonomi Petani Sawit Meningkat

Minggu, 1 November 2026 - 19:02 WIB

Dari Lapangan Hijau untuk Masyarakat, Muhammad Zinedine Zidane Dukung Pemuda dan UMKM Batang Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:58 WIB

BANTAH DUGAAN PELANGGARAN IZIN PKS DI SUNGAI RENGAS, KABID PERIZINAN BATANG HARI: SEMUA SUDAH SESUAI REGULASI

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Warga Mersam Klaim Tanah Perkebunan PT IAA/ICA Masuk Ke Kelompok Tani Mersam Jaya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Sat Narkoba Polres Batanghari Gencar Laksanakan KRYD, 6 Terduga Pengedar Dan Pengguna Narkotika Diamankan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Dugaan Sengketa Lahan 450 Hektare di Batang Hari, Lahmudin Minta Kepastian Hukum dan Dorong Aksi Damai ke Kejati Jambi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Polres Batang Hari Gelar Operasi Sarang Narkoba di Lubuk Ruso, Sidak Lokasi yang Diduga Jadi Markas Peredaran Narkotika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Angkutan Batu Bara Diduga Diputar Balik di Gerbang Tol Pijoan, Pengelola Beri Penjelasan

Berita Terbaru