Puskesmas Pematang Kandis Laksanakan Skrining PTM dan Kesehatan Jiwa bagi Petugas dan Warga Binaan Lapas Kelas IIB Bangko
Bangko –Matajurnalis.co.id Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan serta mendeteksi secara dini faktor risiko penyakit tidak menular (PTM), UPTD Puskesmas Pematang Kandis melaksanakan kegiatan Skrining Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) dan tindak lanjut skrining masalah kesehatan jiwa bagi petugas serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600px SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Kelas IIB Bangko tersebut diikuti dengan antusias oleh petugas dan warga binaan. Skrining kesehatan ini bertujuan untuk mendeteksi sejak dini berbagai faktor risiko penyakit yang berpotensi mengganggu kesehatan, sehingga langkah pencegahan maupun penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Dalam kegiatan tersebut, tim kesehatan dari UPTD Puskesmas Pematang Kandis melakukan sejumlah pemeriksaan, di antaranya pengukuran berat badan, pengukuran lingkar perut, pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, cek asam urat, cek kolesterol, serta konsultasi kesehatan bersama dokter. Selain itu, dilakukan pula tindak lanjut terhadap hasil skrining masalah kesehatan jiwa guna memastikan kondisi kesehatan peserta secara menyeluruh.

Kepala Lapas Kelas IIB Bangko menyampaikan apresiasi kepada UPTD Puskesmas Pematang Kandis atas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada petugas dan warga binaan. Menurutnya, kesehatan merupakan faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan serta keberhasilan program pembinaan di dalam lapas.
“Kesehatan merupakan modal utama dalam pelaksanaan tugas dan pembinaan. Melalui kegiatan skrining ini, kami berharap berbagai faktor risiko penyakit dapat terdeteksi sejak dini sehingga petugas dan warga binaan dapat menjaga kesehatan serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kepala Lapas Kelas IIB Bangko.
Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan kondusif. Melalui pelaksanaan skrining kesehatan ini, diharapkan kesadaran petugas dan warga binaan terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat, sehingga dapat terhindar dari berbagai penyakit tidak menular yang berpotensi menurunkan kualitas hidup.(WIT)






