Kades Simpang Rantau Gedang  Ep Kusuma Angakat Bicara Sertifikat AN Melisa Amalia  Tidak Pernah Tanda Tangan Supradik

Avatar

- Redaksi

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ilustrasi

 

MATA JURNALIS.CO.ID, BATANG HARI – Muncul dugaan kuat adanya penyalahgunaan wewenang dan penggunaan dokumen palsu dalam penerbitan sertifikat hak milik atas nama Amelia di wilayah Desa Simpang Rantau Gedang, Kabupaten Batanghari, Jambi.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini kini menjadi sorotan setelah Kepala Desa setempat menyatakan tidak pernah mengenali maupun membubuhkan tanda tangan pada dokumen yang menjadi dasar penerbitan sertifikat tersebut, yang diduga melibatkan oknum Badan Pertanahan Nasional (BPN) Batanghari berinisial KG.

 

Saat dikonfirmasi awak media terkait keabsahan dokumen pendukung sertifikat atas nama Amalia, Kepala Desa Simpang Rantau Gedang Ep Kusuma secara tegas menyatakan penyangkalannya. “Saya tidak pernah tanda tangan dan tidak pernah membubuhkan tanda tangan di Supradik untuk keperluan atas nama Melisa Amalia,” ujarnya singkat namun tegas.

 

Meskipun tanda tangan yang seharusnya menjadi bukti pengesahan dari pihak desa dibantah, sertifikat hak milik atas nama Melisa Amalia justru telah dinyatakan terbit oleh pihak BPN Kabupaten Batanghari. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai prosedur verifikasi dan keabsahan dokumen yang dilakukan sebelum penerbitan sertifikat, serta dugaan keterlibatan oknum di dalamnya yang dikenal berinisial KG.

 

Merespons dugaan tersebut, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Batanghari, Damanhuri, memberikan pernyataan singkat melalui telepon via WhatsApp kepada awak media. Ia mengakui bahwa pihaknya telah mengambil langkah awal untuk menelusuri permasalahan ini.

 

“Kami sudah membentuk tim khusus untuk melakukan penyidikan terkait sertifikat atas nama Melisa Amalia ini,” ungkap Damanhuri.

 

Lebih lanjut, Damanhuri menjelaskan rencana tindak lanjut yang akan dilakukan dalam waktu dekat. “Besok kami akan bertemu dengan pihak Lembaga kontrososial Masyarakat (LCKI) untuk membahas secara mendalam permasalahan ini, termasuk menelusuri dugaan keterlibatan pihak lain,” tambahnya.

 

Hingga saat ini, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai peran pasti oknum berinisial KG maupun kelengkapan bukti yang menunjukkan penggunaan dokumen palsu dalam proses tersebut. Awak media akan terus memantau perkembangan penyidikan yang dilakukan tim BPN Batanghari serta pertemuan dengan pihak LCKI, guna memastikan transparansi dan akuntabilitas penanganan kasus yang menyangkut kepastian hukum hak atas tanah masyarakat ini. (TIM)

Editor : Indra Wijaya

Sumber Berita : Kepala Desa Simpang Rantau Gedang

Berita Terkait

Perkuat Keimanan, Warga Binaan Lapas Bangko Ikuti Pembinaan Rohani Islam
PT ACA Hadir di Sungai Rengas, Warga Berharap Lapangan Kerja dan Ekonomi Petani Sawit Meningkat
Perkuat Disiplin dan Integritas, Petugas Lapas Bangko Awali Hari dengan Apel Pagi
Dari Lapangan Hijau untuk Masyarakat, Muhammad Zinedine Zidane Dukung Pemuda dan UMKM Batang Hari
BANTAH DUGAAN PELANGGARAN IZIN PKS DI SUNGAI RENGAS, KABID PERIZINAN BATANG HARI: SEMUA SUDAH SESUAI REGULASI
H. Elpisina Hadiri Pengukuhan Pengurus PKB Batang Hari, Yernawita SH Dipercaya Jadi Salah Satu Wakil Ketua Periode 2026–2031
Warga Mersam Klaim Tanah Perkebunan PT IAA/ICA Masuk Ke Kelompok Tani Mersam Jaya
Pererat Sinergi dan Silaturahmi, Lapas Bangko dan Brimob Polda Jambi Gelar Pertandingan Persahabatan Volly 

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:27 WIB

PT ACA Hadir di Sungai Rengas, Warga Berharap Lapangan Kerja dan Ekonomi Petani Sawit Meningkat

Minggu, 1 November 2026 - 19:02 WIB

Dari Lapangan Hijau untuk Masyarakat, Muhammad Zinedine Zidane Dukung Pemuda dan UMKM Batang Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:58 WIB

BANTAH DUGAAN PELANGGARAN IZIN PKS DI SUNGAI RENGAS, KABID PERIZINAN BATANG HARI: SEMUA SUDAH SESUAI REGULASI

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Warga Mersam Klaim Tanah Perkebunan PT IAA/ICA Masuk Ke Kelompok Tani Mersam Jaya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Sat Narkoba Polres Batanghari Gencar Laksanakan KRYD, 6 Terduga Pengedar Dan Pengguna Narkotika Diamankan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Dugaan Sengketa Lahan 450 Hektare di Batang Hari, Lahmudin Minta Kepastian Hukum dan Dorong Aksi Damai ke Kejati Jambi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Polres Batang Hari Gelar Operasi Sarang Narkoba di Lubuk Ruso, Sidak Lokasi yang Diduga Jadi Markas Peredaran Narkotika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Angkutan Batu Bara Diduga Diputar Balik di Gerbang Tol Pijoan, Pengelola Beri Penjelasan

Berita Terbaru