DPRD Batang Hari Temui Wamen ATR/BPN dan Kementerian Kehutanan, Perjuangkan Konflik Agraria Desa Kuap

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Batang Hari Temui Wamen ATR/BPN dan Kementerian Kehutanan, Perjuangkan Konflik Agraria Desa Kuap

JAKARTA – Matajurnalis.co.id Anggota DPRD Kabupaten Batang Hari menemui Wakil Menteri ATR/BPN RI, Ossy Dermawan, serta jajaran Kementerian Kehutanan untuk membahas konflik agraria antara masyarakat Desa Kuap, Kecamatan Pemayung dengan perusahaan swasta PT Wira Karya Sakti (PT WKS).

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pansus Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Batang Hari, Supriyadi, didampingi Wakil Ketua Yogi Verly Pratama serta perwakilan kelompok tani Desa Kuap. Kunjungan berlangsung di Jakarta, sebagaimana rilis yang diterima di Jambi, Jumat.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan itu, Supriyadi menyampaikan bahwa konflik antara masyarakat Desa Kuap dengan PT WKS telah berlangsung lama dan bahkan berujung pada penggusuran lahan yang diklaim milik warga.

“Salah satu poin yang kami sampaikan kepada Pak Wamen adalah bagaimana mekanisme pelepasan tanah masyarakat yang saat ini ditetapkan sebagai kawasan Hutan Produksi (HP) oleh Kementerian Kehutanan, sementara di dalamnya terdapat sertifikat hak milik masyarakat,” ujar Supriyadi.

Menurutnya, kawasan hutan produksi seluas kurang lebih 1.600 hektare yang diklaim masyarakat Desa Kuap telah tercantum dalam Perda RTRW Kabupaten Batang Hari Nomor 16 Tahun 2013. Masyarakat, lanjutnya, memiliki bukti kepemilikan tanah sejak tahun 1970 hingga 1980-an, jauh sebelum wilayah tersebut ditetapkan sebagai kawasan HP dan sebelum terbitnya izin konsesi perusahaan.

“Masyarakat mempertahankan hak milik dan warisan leluhur mereka. Mereka lebih dulu menguasai dan mengelola lahan tersebut sebelum adanya penetapan kawasan hutan produksi,” tegasnya.

Dari hasil diskusi dengan Wamen ATR/BPN, persoalan tersebut akan didiskusikan dan ditelaah lebih lanjut oleh Dirjen Planologi Kementerian Kehutanan untuk mencari solusi yang tepat sesuai regulasi yang berlaku.

Baca Juga  Duta LCKI Jambi Siap Hadiri SILAKNAS di Jakarta, Ketua DPW Terima Penghargaan Nasional

DPRD Batang Hari juga menyampaikan permohonan masyarakat agar dilakukan pelepasan status kawasan Hutan Produksi, mengingat objek lahan yang disengketakan telah memiliki sertifikat hak milik yang sah.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal penyelesaian konflik agraria secara adil dan komprehensif, sehingga hak-hak masyarakat dapat terlindungi tanpa mengabaikan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.(WIT)

Tinggalkan Komentar Anda Disini

Berita Terkait

Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
Tronton Batu Bara Bebas Melintas, Kuat Dugaan Di Kawal Oknum Polisi Inisial H
Diduga Jadi Korban Percobaan Pembunuhan, Warga Belanti Jaya Laporkan Kasus ke Polres Batang Hari
Menteri Imipas Tegaskan Komitmen Berantas Narkotika di Lapas dan Rutan
Jalan AMD di Kecamatan Batin XXIV Segera Diperbaiki, Pemilik IUP PT Sarwa Sembada Karya Bumi Siapkan Anggaran hingga Rp1,5 Miliar
3. Wujudkan Lapas Bersih dari Narkoba, Lapas Muara Bulian Ikuti Penandatanganan Komitmen Nasional
Lapas Muara Bulian Jalin Kerja Sama dengan Kemenag Provinsi Jambi dalam Pembinaan Keagamaan Warga Binaan
Upaya Penindakan Ilegal Drilling di KM 51 Bajubang: Satu Pelaku Besar Belum Tersentuh Hukum
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:37 WIB

Optimalkan Layanan Wartelsuspas, Lapas Muara Bulian Tegaskan Komitmen Berantas Handphone Ilegal

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:52 WIB

Lapas Muara Bulian Bahas Usulan Remisi Susulan dan Integrasi bagi 51 Warga Binaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:31 WIB

Lapas Muara Bulian Perkuat Wawasan Hukum, Hadiri Seminar Nasional di Universitas Jambi

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:30 WIB

Dugaan Intimidasi Awak Media : Polres Batanghari Minta Maaf, Janji Proses Kasus Secara Transparan

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:24 WIB

Viral di Tiktok Live, : Dugaan Pemerkosaan Anak Usia 9Tahun Oleh Ayah Sambung Di Kecamatan Maro Sebo Ulur

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:49 WIB

Dukung Penegak Hukum, Lembaga Masyarakat Dan Insan Pers Akan Gelar Aksi Damai Di Polres Batanghari

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:37 WIB

Dikawal Oknum Polisi HM, 4 Tronton Batu Bara Overloading Diamankan: Wartawan Diancam Ditembak Lapor Ke Propam

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:09 WIB

Dugaan Pengawalan Oknum Polisi & Intimidasi Media Warnai Penangkapan 4 Tronton Batu Bara Ilegal Di Batang Hari

Berita Terbaru