Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Avatar

- Redaksi

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

 

Cilacap, Matajurnalis.co.id  Sabtu tgl 20/06/26 Kawasan Pemasyarakatan Nusakambangan yang selama ini dikenal sebagai lokasi lembaga pemasyarakatan dengan tingkat pengamanan tinggi, kini menunjukkan wajah baru sebagai pusat ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian warga binaan. Transformasi tersebut mendapat apresiasi langsung dari Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto saat melakukan kunjungan kerja ke Nusakambangan, Sabtu (20/6).

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kunjungan tersebut, Titiek Soeharto didampingi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, meninjau berbagai program unggulan yang telah dikembangkan di kawasan Nusakambangan. Program tersebut meliputi Workshop Fly Ash Bottom Ash (FABA), pertanian, peternakan, produksi pupuk organik, Balai Latihan Kerja konveksi, pengolahan sampah, budidaya perikanan, tambak udang vaname, hingga budidaya sidat.

“Atas nama Komisi IV, saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pak Menteri dan jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Mudah-mudahan usaha ini bisa ditiru dan diduplikasi di tempat-tempat lain,” ujar Titiek dalam kunjungan tersebut.

 

Menurutnya, Nusakambangan telah berhasil mengubah stigma lama sebagai kawasan yang identik dengan penjara berisiko tinggi menjadi kawasan produktif yang mampu menghasilkan berbagai komoditas pangan dan produk yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Ia mengaku terkesan melihat langsung berbagai aktivitas pembinaan dan produksi yang dijalankan oleh warga binaan.

Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menegaskan bahwa berbagai masukan dari Komisi IV DPR RI akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat program-program yang telah berjalan. Ia menjelaskan bahwa jajaran Pemasyarakatan saat ini terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur atau idle land di berbagai Lapas dan Rutan sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Baca Juga  Duta LCKI Jambi Siap Hadiri SILAKNAS di Jakarta, Ketua DPW Terima Penghargaan Nasional

 

Saat ini, Nusakambangan telah memanfaatkan sekitar 135 hektare lahan produktif dan melibatkan ratusan warga binaan dalam berbagai sektor usaha. Mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, konveksi, pengolahan sampah, hingga budidaya udang dan sidat, seluruh program tersebut menjadi sarana pembinaan yang memberikan keterampilan dan pengalaman kerja bagi warga binaan sebelum kembali ke masyarakat.

 

Transformasi Nusakambangan ini dinilai menjadi bukti nyata komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menciptakan sistem pembinaan yang produktif, humanis, dan berorientasi pada pemberdayaan warga binaan agar mampu berkontribusi positif setelah menyelesaikan masa pidananya. (wit)

(Redaksi)

Tinggalkan Komentar Anda Disini

Berita Terkait

Polisi belum Ungkap Penyebab Kecelakaan Kerja Di Pabrik Kelapa Sawit PT Kedaton Mulia Primas , Hingga Menghilangkan Nyawa Karyawan
Dugaan Curi Sawit di Areal Sitaan Kejagung, Warga Batanghari Dianiaya dan Ditemukan Setengah Sadar di Semak, Kinerja Polsek Mersam Di Pertanyakan
Tronton Batu Bara Bebas Melintas, Kuat Dugaan Di Kawal Oknum Polisi Inisial H
Diduga Jadi Korban Percobaan Pembunuhan, Warga Belanti Jaya Laporkan Kasus ke Polres Batang Hari
Menteri Imipas Tegaskan Komitmen Berantas Narkotika di Lapas dan Rutan
DPRD Batang Hari Temui Wamen ATR/BPN dan Kementerian Kehutanan, Perjuangkan Konflik Agraria Desa Kuap
Jalan AMD di Kecamatan Batin XXIV Segera Diperbaiki, Pemilik IUP PT Sarwa Sembada Karya Bumi Siapkan Anggaran hingga Rp1,5 Miliar
3. Wujudkan Lapas Bersih dari Narkoba, Lapas Muara Bulian Ikuti Penandatanganan Komitmen Nasional
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 13:08 WIB

Laporan Pidana Menggantung, Yernawita: Kami Siap Lapor ke Propam Jika Polres Batanghari Tidak Transparan

Selasa, 1 September 2026 - 13:28 WIB

Dugaan Pungutan Tidak Wajar Capai Puluhan Juta Rupiah dalam Pembuatan Sertifikat PTSL 2024 di Desa Simpang Rantau Gedang, Warga Mengeluh Beban Berlipat  

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Polda Jambi Lakukan Rotasi 45 Personel, Iptu Arisman Resmi Jabat Kapolsek Pemayung Batanghari

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Diduga Kejanggalan Administrasi Tanah di Simpang Rantau Gedang: Luas 1,69 Hektare Berubah Menjadi 1,8 Hektare

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Lagi! Lokasi Minyak Ilegal Lahan Milik Akuang Terbakar di Batanghari, Status Sumur Terbakar Masih Ditelusuri

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Pelaku Inisial MI dan DS dan Mr. X Belum Diamankan, Keluarga Korban Penganiayaan Warga Simpang Rantau Gedang Minta Polres Batanghari segera amankan pelaku

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:10 WIB

ROKOK ILEGAL MEREK AO TUMBUH SUBUR DI JAMBI: PT GRACIA EFATA MUARO JAMBI DIDUGA JADI GUDANG PENYIMPANAN — PADAHAL SUDAH DIGAGALKAN BEA CUAI MADIUN

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:33 WIB

Babak Baru Dugaan Pengeroyokan di Mersam, Keluarga Terduga Pelaku Datangi Rumah Korban Minta Damai

Berita Terbaru

Merangin

BERSHOLAWAT UNTUK NEGERI, MENJAGA HATI, MEMBANGUN DIRI

Selasa, 1 Sep 2026 - 15:45 WIB